Bagi seorang pelaut, kemampuan menghadapi kebakaran bukan sekadar keterampilan tambahan. Kebakaran di atas kapal dapat berkembang sangat cepat karena adanya bahan bakar, instalasi listrik, ruang mesin, muatan, serta berbagai material yang mudah terbakar. Selain itu, kondisi kapal yang berada jauh dari bantuan pemadam kebakaran darat membuat awak kapal harus mampu mengambil tindakan secara cepat, terorganisir, dan tepat.
Karena itu, pelaut perlu memahami berbagai tingkat pelatihan keselamatan. Salah satu pelatihan penting bagi pelaut yang mempunyai tanggung jawab lebih besar dalam penanganan kebakaran yaitu Advanced Fire Fighting atau AFF.
Lalu, apa itu Advanced Fire Fighting untuk pelaut? Apa saja materi pelatihannya? Siapa yang membutuhkan sertifikat AFF? Berapa lama pelatihannya dan apa hubungannya dengan STCW? Artikel ini membahas AFF secara lebih lengkap agar calon pelaut maupun pelaut aktif dapat memahami fungsi sertifikat tersebut.
Baca juga : Sertifikat Advanced Fire Fighting Panduan Lengkap
Apa Itu Advanced Fire Fighting atau AFF?
Advanced Fire Fighting atau AFF merupakan pelatihan pemadam kebakaran tingkat lanjut bagi pelaut. Pelatihan ini mengembangkan kemampuan pelaut agar mampu mengendalikan operasi pemadaman kebakaran di atas kapal, mengatur tim pemadam, menggunakan peralatan pemadam secara tepat, serta melakukan evaluasi setelah terjadi insiden.
International Maritime Organization atau IMO menyediakan Model Course 2.03 sebagai acuan pelatihan Advanced Training in Fire Fighting. Model course tersebut mengacu pada ketentuan Table A-VI/3 dalam STCW Code.
Dengan demikian, AFF tidak hanya mengajarkan cara menggunakan alat pemadam api. Sebaliknya, pelatihan ini menekankan kemampuan mengendalikan operasi, koordinasi tim, komunikasi, keselamatan personel, pemeriksaan peralatan, hingga investigasi insiden kebakaran.
Dalam konteks pekerjaan pelaut, kemampuan tersebut sangat penting. Ketika kebakaran muncul, seseorang tidak cukup hanya mengetahui cara menyemprotkan media pemadam. Pelaut juga harus memahami sumber api, kondisi ruang, arah asap, ventilasi, potensi ledakan, stabilitas kapal, serta keselamatan anggota tim.
Baca juga : Syarat Membuat Sertifikat Advanced Fire Fighting untuk Pelaut
Apa Dasar Pelatihan Advanced Fire Fighting?

AFF mempunyai hubungan langsung dengan STCW atau Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers. Secara khusus, pelatihan ini mengacu pada Regulation VI/3 dan Section A-VI/3 STCW Code.
Standar tersebut menetapkan kompetensi bagi pelaut yang mempunyai tugas mengendalikan operasi pemadaman kebakaran di kapal. Karena itu, AFF mempunyai posisi penting dalam sistem kompetensi keselamatan pelaut.
Selain standar internasional, Indonesia juga mempunyai ketentuan pendidikan dan pelatihan kepelautan yang mengatur program Advanced Fire Fighting. Dokumen kurikulum pemerintah mencantumkan AFF sebagai Diklat Pemadam Kebakaran Tingkat Lanjutan dengan acuan STCW 2010 Regulation VI/3 dan Section A-VI/3.
Jadi, pelaut yang hendak mengikuti AFF sebaiknya memilih lembaga pelatihan yang mempunyai program sesuai standar kepelautan yang berlaku. Dengan begitu, sertifikat yang diperoleh dapat mendukung kebutuhan kompetensi sesuai jalur karier pelaut.
Baca juga : Cara Mengurus Sertifikat Advanced Fire Fighting
Apa Tujuan Pelatihan AFF bagi Pelaut?
Tujuan utama AFF yaitu meningkatkan kemampuan pelaut dalam mengendalikan keadaan darurat akibat kebakaran.
Namun, tujuan tersebut mempunyai beberapa bagian penting. Pelatihan AFF membantu peserta untuk:
- Mengendalikan operasi pemadaman kebakaran di kapal.
- Mengatur pembagian tugas dalam tim pemadam.
- Mengembangkan strategi pemadaman sesuai kondisi kebakaran.
- Melakukan komunikasi dan koordinasi selama keadaan darurat.
- Mengawasi penggunaan ventilasi selama proses pemadaman.
- Mengendalikan sumber bahan bakar dan sistem kelistrikan.
- Menangani kebakaran yang melibatkan muatan berbahaya.
- Memeriksa sistem deteksi dan pemadaman kebakaran.
- Menggunakan perlengkapan pemadam dan perlindungan diri secara tepat.
- Melakukan evaluasi terhadap insiden kebakaran.
- Menyusun laporan mengenai kejadian kebakaran.
Kompetensi tersebut menunjukkan bahwa AFF mempunyai cakupan yang lebih luas daripada pelatihan pemadaman dasar.
Karena itu, peserta perlu memahami teori sekaligus menjalani latihan praktik. Kemampuan mengambil keputusan saat keadaan darurat membutuhkan pengalaman latihan yang menyerupai kondisi nyata.
Baca juga : Materi Pelatihan Advanced Fire Fighting yang Dipelajari Pelaut
Apa Saja Materi Advanced Fire Fighting?
Materi AFF mencakup berbagai aspek pengendalian kebakaran di kapal. STCW Table A-VI/3 antara lain mencakup prosedur pemadaman, penggunaan air dan pengaruhnya terhadap stabilitas kapal, komunikasi, pengendalian ventilasi, sistem bahan bakar dan kelistrikan, bahaya proses pemadaman, serta penanganan kebakaran yang melibatkan barang berbahaya.
Berikut beberapa materi penting dalam pelatihan AFF.
1. Pengendalian Operasi Pemadaman Kebakaran
Peserta mempelajari bagaimana mengorganisasi operasi pemadaman. Dalam situasi kebakaran, setiap anggota tim membutuhkan tugas yang jelas.
Selanjutnya, peserta belajar mengenai taktik, strategi, komunikasi, serta komando. Pengendalian yang baik membantu tim bekerja secara terkoordinasi sekaligus mengurangi risiko terhadap keselamatan personel.
2. Penggunaan Air sebagai Media Pemadam
Air memang menjadi salah satu media pemadam yang umum. Namun, penggunaan air dalam jumlah besar pada kapal dapat memengaruhi stabilitas.
Oleh sebab itu, peserta perlu memahami cara penggunaan air secara aman. Pelatihan juga membahas tindakan pencegahan dan langkah korektif ketika penggunaan air mulai memberikan dampak terhadap kondisi kapal.
Baca juga : Berapa Lama Pelatihan Advanced Fire Fighting?
3. Pengendalian Ventilasi dan Asap
Selanjutnya, AFF membahas pengendalian ventilasi. Udara dapat memengaruhi perkembangan api, sedangkan asap dapat mengurangi jarak pandang dan membahayakan personel.
Karena itu, tim pemadam perlu memahami kapan dan bagaimana mengendalikan ventilasi. Strategi tersebut harus mempertimbangkan lokasi api, kondisi ruang, arah asap, serta keselamatan tim.
4. Pengendalian Bahan Bakar dan Kelistrikan
Kebakaran dapat terus berkembang apabila sumber bahan bakar atau energi masih tersedia. Karena itu, AFF memberikan pemahaman mengenai pengendalian sistem bahan bakar dan kelistrikan selama operasi pemadaman.
Pemahaman ini penting terutama bagi pelaut yang bekerja pada area mesin, ruang utilitas, serta lokasi lain yang mempunyai sumber energi tinggi.
Baca juga : Biaya Sertifikat Advanced Fire Fighting (AFF)
5. Penanganan Kebakaran Muatan Berbahaya
Kapal dapat membawa berbagai jenis muatan. Sebagian muatan mempunyai sifat mudah terbakar, reaktif, beracun, atau mempunyai risiko khusus ketika terkena panas.
Oleh karena itu, AFF juga memberikan pengetahuan mengenai pemadaman kebakaran yang melibatkan dangerous goods. Peserta perlu memahami karakteristik bahaya sebelum memilih tindakan pemadaman.
6. Penggunaan Peralatan Pemadam Kebakaran
Pelatihan juga mencakup peralatan pemadam, sistem deteksi, sistem pemadaman tetap, peralatan pemadam portabel maupun bergerak, pompa, alat pelindung diri, serta peralatan komunikasi.
Selain itu, peserta perlu memahami pemeriksaan dan pemeliharaan peralatan. Peralatan yang tersedia di kapal harus selalu berada dalam kondisi siap pakai ketika keadaan darurat muncul.
7. Investigasi Insiden Kebakaran
AFF tidak berhenti pada proses pemadaman. Peserta juga mempelajari evaluasi penyebab insiden dan penyusunan laporan.
Melalui evaluasi tersebut, awak kapal dapat memahami penyebab kejadian dan mencari langkah pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
Baca juga : Masa Berlaku Sertifikat Advanced Fire Fighting dan Cara Renewal
Berapa Lama Pelatihan Advanced Fire Fighting?
Durasi AFF dapat mengikuti ketentuan program dan lembaga pelatihan yang menyelenggarakannya. Dalam salah satu kurikulum kepelautan Indonesia, program Advanced Fire Fighting tercantum dengan durasi 32 jam. Kurikulum tersebut juga memuat pembagian materi teori dan praktik.
Namun, pelaut sebaiknya tidak hanya melihat jumlah hari ketika memilih tempat pelatihan. Hal yang lebih penting yaitu kesesuaian kurikulum, status lembaga, fasilitas praktik, instruktur, proses evaluasi, dan pengakuan sertifikat.
Sebagai contoh, terdapat lembaga pelatihan yang menjalankan AFF selama beberapa hari dengan kombinasi pembelajaran teori dan praktik. Pola tersebut menunjukkan bahwa pelatihan AFF membutuhkan kegiatan praktik, bukan sekadar pembelajaran dalam kelas.
Karena ketentuan penyelenggaraan dapat berubah, calon peserta sebaiknya melakukan konfirmasi kepada lembaga pelatihan atau pihak berwenang sebelum mendaftar.
Apa Syarat Mengikuti AFF?
Salah satu persyaratan yang tercantum dalam kurikulum kepelautan Indonesia yaitu kepemilikan Basic Safety Training atau BST.
Selain BST, lembaga pelatihan dapat meminta beberapa dokumen administratif lain. Persyaratan tersebut dapat mencakup identitas, dokumen kepelautan, bukti kesehatan, foto, serta dokumen lain sesuai ketentuan lembaga.
Karena persyaratan administrasi dapat berbeda sesuai program dan kebijakan terbaru, calon peserta sebaiknya memeriksa persyaratan sebelum melakukan pendaftaran.
Dengan menyiapkan dokumen sejak awal, proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar. Selain itu, calon peserta dapat menghindari kendala akibat dokumen yang tidak sesuai.
Baca juga : Cara Cek dan Verifikasi Sertifikat Advanced Fire Fighting
Siapa yang Membutuhkan Sertifikat AFF?
AFF terutama berkaitan dengan pelaut yang mempunyai tugas atau tanggung jawab dalam mengendalikan operasi pemadaman kebakaran. STCW menetapkan standar kompetensi bagi pelaut yang ditunjuk untuk mengendalikan operasi tersebut.
Dalam praktiknya, kebutuhan AFF dapat berkaitan dengan posisi dan tanggung jawab seseorang di kapal. Perwira dek maupun perwira mesin dengan tanggung jawab tertentu dapat membutuhkan kompetensi ini sesuai persyaratan jabatan dan perusahaan.
Karena itu, pelaut sebaiknya tidak menentukan kebutuhan sertifikat hanya berdasarkan nama jabatan. Persyaratan perusahaan, jenis kapal, posisi kerja, serta ketentuan administrasi pelaut juga perlu menjadi pertimbangan.
Jika Anda sedang mempersiapkan dokumen untuk melamar kerja atau naik jabatan, pemeriksaan persyaratan sejak awal dapat membantu menentukan apakah AFF sudah menjadi kebutuhan Anda.
Baca juga : Perbedaan Advanced Fire Fighting dengan Basic Fire Fighting
Apa Perbedaan BST dan AFF?
Banyak calon pelaut masih menganggap BST dan AFF sebagai pelatihan yang sama. Padahal, keduanya mempunyai tingkat dan cakupan yang berbeda.
BST atau Basic Safety Training memberikan dasar keselamatan bagi pelaut. Sementara itu, AFF memberikan kompetensi lanjutan untuk pengendalian operasi pemadaman kebakaran.
Dengan kata lain, BST memberikan fondasi keselamatan, sedangkan AFF memperdalam kemampuan menghadapi kebakaran pada tingkat yang lebih lanjut.
Perbedaan tersebut terlihat dari materi AFF yang mencakup pengorganisasian tim, komando, taktik pemadaman, pengendalian ventilasi, sistem bahan bakar dan listrik, peralatan pemadam, hingga investigasi kebakaran.
Karena itu, pelaut perlu memahami posisi setiap sertifikat dalam jalur kompetensi kepelautannya.
Baca juga : Legalisir dan Apostille Sertifikat Advanced Fire Fighting
Mengapa AFF Penting bagi Karier Pelaut?
Kebakaran merupakan salah satu keadaan darurat paling berbahaya di kapal. Kondisi tersebut dapat mengancam jiwa, merusak fasilitas kapal, mengganggu operasional, bahkan membahayakan lingkungan.
Selain itu, lokasi kapal yang berada jauh dari fasilitas darat membuat awak kapal menjadi pihak pertama yang harus bertindak. Oleh sebab itu, kemampuan pemadaman kebakaran mempunyai nilai penting bagi keselamatan kapal.
AFF juga membantu pelaut membangun kemampuan kepemimpinan dalam situasi darurat. Seorang pemimpin tim pemadam tidak hanya membutuhkan keberanian. Ia juga membutuhkan kemampuan membaca situasi, mengatur personel, memilih strategi, berkomunikasi, dan menjaga keselamatan tim.
Dengan demikian, AFF dapat mendukung kesiapan profesional pelaut, khususnya bagi mereka yang mengejar posisi dengan tanggung jawab keselamatan lebih besar.
Bagaimana Proses Mengikuti Pelatihan AFF?
Secara umum, proses mengikuti AFF dapat dimulai dengan memeriksa persyaratan. Setelah itu, calon peserta memilih lembaga pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan.
Tahap berikutnya biasanya mencakup:
- Pemeriksaan persyaratan peserta.
- Pendaftaran program AFF.
- Pengumpulan dokumen administrasi.
- Pembayaran biaya pelatihan sesuai ketentuan lembaga.
- Mengikuti pembelajaran teori.
- Mengikuti latihan praktik.
- Mengikuti evaluasi atau ujian.
- Memenuhi standar kelulusan.
- Memperoleh dokumen atau sertifikat sesuai ketentuan.
Setiap lembaga dapat mempunyai prosedur administratif yang berbeda. Oleh karena itu, calon peserta sebaiknya meminta informasi terbaru sebelum mendaftar.
Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Pelatihan AFF?
Memilih lembaga pelatihan tidak sebaiknya hanya berdasarkan harga. Pelaut perlu melihat kualitas dan kesesuaian program.
Pertama, periksa status serta pengakuan lembaga pelatihan. Kedua, tanyakan kurikulum yang mereka gunakan. Ketiga, pastikan tersedia fasilitas praktik pemadaman kebakaran yang memadai.
Selanjutnya, perhatikan kompetensi instruktur dan metode evaluasi. AFF merupakan pelatihan yang membutuhkan kemampuan praktik sehingga peserta perlu mendapatkan pengalaman latihan yang memadai.
Selain itu, tanyakan pula dokumen apa yang peserta peroleh setelah menyelesaikan pelatihan. Langkah ini penting agar sertifikat dapat mendukung kebutuhan karier dan administrasi kepelautan.
Apakah AFF Penting untuk Pelaut yang Ingin Bekerja di Luar Negeri?
Ya, kompetensi keselamatan yang mengacu pada STCW mempunyai peran penting dalam pekerjaan pelaut internasional. Banyak perusahaan pelayaran menerapkan persyaratan kompetensi berdasarkan standar STCW dan persyaratan negara atau perusahaan masing-masing.
Namun, setiap perusahaan, bendera kapal, jabatan, dan negara dapat mempunyai persyaratan tambahan. Karena itu, pelaut yang ingin bekerja pada kapal asing sebaiknya memeriksa seluruh persyaratan sebelum mengirimkan lamaran.
Dengan memiliki kompetensi AFF sesuai ketentuan, pelaut dapat lebih siap memenuhi kebutuhan keselamatan yang berkaitan dengan pekerjaannya.
Advanced Fire Fighting atau AFF
Advanced Fire Fighting atau AFF merupakan pelatihan pemadam kebakaran tingkat lanjut bagi pelaut. Program ini mengacu pada STCW Regulation VI/3 dan Section A-VI/3 serta menggunakan IMO Model Course 2.03 sebagai salah satu acuan pelatihan.
Lebih jauh lagi, AFF tidak sekadar mengajarkan penggunaan alat pemadam. Pelatihan ini membangun kemampuan untuk mengendalikan operasi pemadaman, mengorganisasi tim, mengatur komunikasi, mengendalikan ventilasi, menangani sumber bahan bakar dan listrik, menghadapi kebakaran yang melibatkan muatan berbahaya, memeriksa peralatan, serta mengevaluasi insiden.
Karena itu, pelaut perlu memahami kebutuhan AFF sesuai jabatan, jenis kapal, dan persyaratan perusahaan. Persiapan yang tepat sejak awal juga dapat membantu menghindari kendala ketika pelaut membutuhkan sertifikat untuk pekerjaan atau pengembangan karier.
Jika Anda masih bingung mengenai persyaratan Advanced Fire Fighting, dokumen yang perlu disiapkan, proses pelatihan, atau kebutuhan AFF sesuai posisi pelaut, konsultasikan terlebih dahulu agar Anda memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Konsultasikan Pengurusan Sertifikat AFF Anda Sekarang