Kekerasan dalam rumah tangga merupakan salah satu masalah sosial yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam konteks internasional, memahami istilah kekerasan dalam rumah tangga dalam bahasa Inggris sangat penting, terutama bagi mahasiswa, pekerja migran, penerjemah, praktisi hukum, maupun masyarakat yang berinteraksi dengan dokumen berbahasa Inggris.
Lalu, apa sebenarnya istilah kekerasan dalam rumah tangga dalam bahasa Inggris? Bagaimana penggunaannya dalam percakapan maupun dokumen resmi? Simak penjelasan lengkap berikut ini.
Apa Bahasa Inggris dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga?
Istilah yang paling umum di gunakan untuk kekerasan dalam rumah tangga dalam bahasa Inggris adalah Domestic Violence.
Selain itu, terdapat beberapa istilah lain yang memiliki makna serupa, seperti:
- Domestic Abuse
- Family Violence
- Intimate Partner Violence (IPV)
- Spousal Abuse
Meskipun memiliki konteks yang sedikit berbeda, istilah-istilah tersebut sering di gunakan dalam laporan hukum, penelitian, maupun kampanye perlindungan korban.
Pengertian Domestic Violence
Domestic Violence adalah tindakan kekerasan yang terjadi dalam lingkungan rumah tangga atau hubungan keluarga. Kekerasan ini dapat di lakukan oleh suami, istri, pasangan, orang tua, anak, maupun anggota keluarga lainnya.
Kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga mencakup:
Physical Violence (Kekerasan Fisik)
Merupakan tindakan yang menyebabkan cedera atau rasa sakit secara fisik.
Contohnya:
- Hitting (memukul)
- Slapping (menampar)
- Kicking (menendang)
- Pushing (mendorong)
- Choking (mencekik)
Contoh kalimat:
“The victim reported physical violence committed by her husband.”
Artinya:
“Korban melaporkan adanya kekerasan fisik yang di lakukan oleh suaminya.”
Emotional Abuse (Kekerasan Emosional)
Merupakan tindakan yang merusak kondisi psikologis seseorang melalui intimidasi, penghinaan, atau manipulasi.
Contoh kalimat:
“Emotional abuse can be as harmful as physical violence.”
Artinya:
“Kekerasan emosional dapat sama berbahayanya dengan kekerasan fisik.”
Psychological Abuse (Kekerasan Psikologis)
Kekerasan psikologis bertujuan mengendalikan korban melalui ancaman atau tekanan mental.
Contoh:
- Mengancam
- Mengisolasi korban
- Mengontrol aktivitas korban
Sexual Violence (Kekerasan Seksual)
Kekerasan seksual terjadi ketika seseorang di paksa melakukan aktivitas seksual tanpa persetujuan.
Contoh kalimat:
“Sexual violence is a serious violation of human rights.”
Artinya:
“Kekerasan seksual merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.”
Financial Abuse (Kekerasan Ekonomi)
Kekerasan ekonomi terjadi ketika pelaku mengendalikan atau membatasi akses korban terhadap keuangan.
Contoh:
- Menahan penghasilan pasangan
- Melarang korban bekerja
- Mengontrol seluruh keuangan keluarga
Istilah Terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dalam Bahasa Inggris
Berikut beberapa kosakata penting yang sering di gunakan:
| Bahasa Inggris | Bahasa Indonesia |
|---|---|
| Domestic Violence | Kekerasan Dalam Rumah Tangga |
| Victim | Korban |
| Perpetrator | Pelaku |
| Abuse | Kekerasan/Penganiayaan |
| Physical Abuse | Kekerasan Fisik |
| Emotional Abuse | Kekerasan Emosional |
| Psychological Abuse | Kekerasan Psikologis |
| Sexual Abuse | Kekerasan Seksual |
| Restraining Order | Perintah Perlindungan |
| Protection Order | Surat Perlindungan |
| Human Rights | Hak Asasi Manusia |
| Law Enforcement | Aparat Penegak Hukum |
| Court | Pengadilan |
| Witness | Saksi |
| Evidence | Bukti |
Contoh Kalimat Tentang Domestic Violence
Agar lebih mudah di pahami, berikut beberapa contoh penggunaan istilah domestic violence dalam bahasa Inggris:
Contoh 1
“Domestic violence affects millions of people around the world every year.”
Artinya:
“Kekerasan dalam rumah tangga memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia setiap tahunnya.”
Contoh 2
“The government has introduced new laws to combat domestic violence.”
Artinya:
“Pemerintah telah memperkenalkan undang-undang baru untuk memerangi kekerasan dalam rumah tangga.”
Contoh 3
“Victims of domestic violence should seek help immediately.”
Artinya:
“Korban kekerasan dalam rumah tangga harus segera mencari bantuan.”
Contoh 4
“Domestic violence can have long-term psychological effects on children.”
Artinya:
“Kekerasan dalam rumah tangga dapat menimbulkan dampak psikologis jangka panjang pada anak-anak.”
Pentingnya Memahami Istilah Domestic Violence
Pemahaman mengenai istilah Domestic Violence sangat penting dalam berbagai bidang, seperti:
Pendidikan
Mahasiswa dan pelajar yang mempelajari hukum, psikologi, atau hubungan internasional sering menemukan istilah ini dalam jurnal dan literatur akademik berbahasa Inggris.
Penerjemahan Dokumen
Penerjemah tersumpah maupun penerjemah profesional sering menerjemahkan dokumen pengadilan, laporan polisi, dan dokumen hukum yang berkaitan dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga.
Dunia Hukum
Pengacara, konsultan hukum, dan praktisi hukum internasional perlu memahami terminologi ini untuk menangani perkara lintas negara.
Perlindungan Hak Asasi Manusia
Organisasi internasional dan lembaga perlindungan perempuan sering menggunakan istilah domestic violence dalam laporan dan kampanye mereka.
Kekerasan dalam rumah tangga dalam bahasa Inggris disebut Domestic Violence. Istilah ini di gunakan untuk menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi dalam lingkungan keluarga atau hubungan rumah tangga, termasuk kekerasan fisik, emosional, psikologis, seksual, dan ekonomi.
Memahami istilah Domestic Violence beserta kosakata terkaitnya sangat penting bagi pelajar, mahasiswa, penerjemah, praktisi hukum, pekerja migran, dan masyarakat umum yang sering berhadapan dengan dokumen atau informasi berbahasa Inggris. Dengan pemahaman yang baik, komunikasi dan interpretasi dokumen internasional dapat di lakukan secara lebih tepat dan profesional.

