Tata Cara Perubahan Nama Orang Tua pada Akta Kelahiran

Bella Isabella

Updated on:

Tata Cara Perubahan Nama Orang Tua pada Akta Kelahiran
Direktur Utama Jangkar Goups

tata cara perubahan nama

PERTANYAAN: 

tata cara perubahan nama – Bagaimana mekanisme hukum dan persyaratan yang harus di penuhi oleh seorang pemohon untuk melakukan pembetulan atau perubahan nama orang tua yang tercantum dalam Kutipan Akta Kelahiran di Pengadilan Negeri, serta apa konsekuensi yuridis dari penetapan tersebut terhadap administrasi kependudukan pemohon?

INTISARI JAWABAN: 

Perubahan nama orang tua dalam dokumen kependudukan merupakan tindakan hukum yang memerlukan ketetapan dari lembaga peradilan guna menjamin validitas data autentik negara. Proses ini di dasarkan pada kebutuhan pemohon untuk menyelaraskan identitas hukum dengan fakta asal-usul yang sebenarnya. Seperti mengganti nama ibu sambung menjadi ibu kandung. Secara yuridis, pemohon wajib mengajukan permohonan ke Pengadilan Negeri sesuai domisili. Menyertakan alat bukti surat yang sah menurut KUHPerdata. Serta menghadirkan saksi-saksi untuk memperkuat dalil permohonan agar hakim mendapatkan keyakinan penuh sebelum mengeluarkan penetapan.

Dasar Hukum Pembetulan Identitas dalam Dokumen Kependudukan

Dalam sistem hukum di Indonesia, akta kelahiran merupakan akta autentik yang memiliki nilai pembuktian terkuat mengenai identitas dan status perdata seseorang. Namun, dalam realitas sosial, sering kali terjadi kesalahan pencatatan yang mengakibatkan ketidaksesuaian data identitas. Seperti pencantuman nama ibu sambung alih-alih ibu kandung pada akta yang baru di terbitkan. Permasalahan ini menuntut adanya pembetulan melalui jalur hukum agar dokumen tersebut tidak cacat secara administrasi maupun yuridis. Berdasarkan Pasal 1888 KUHPerdata. Kekuatan pembuktian suatu bukti tulisan terletak pada dokumen aslinya. Oleh karena itu, dalam setiap permohonan perubahan nama. Keberadaan dokumen asli seperti surat keterangan kelahiran dari bidan atau rumah sakit (seperti bukti P-5 dalam administrasi peradilan) menjadi pilar utama pembuktian.

  MEDIASI DI PENGADILAN

Selain itu, prinsip pembuktian dalam perkara perdata ini merujuk pada Pasal 163 HIR (Herzien Inlandsch Reglement). Yang menegaskan bahwa barang siapa yang mendalilkan mempunyai suatu hak atau menunjuk pada suatu peristiwa untuk menguatkan haknya. Maka ia wajib membuktikan adanya hak atau peristiwa tersebut. Dalam konteks perubahan nama orang tua. Pemohon harus mampu menunjukkan bahwa nama yang tertera saat ini adalah keliru dan membuktikan nama yang sebenarnya melalui rangkaian dokumen pendukung yang saling berkesesuaian. Mulai dari Ijazah pendidikan (SD, SMP, SMA) hingga surat pengantar dari otoritas desa setempat. Tanpa bukti-bukti yang sah secara formil dan materiil. Permohonan tersebut berisiko di tolak karena di anggap tidak memiliki landasan fakta yang kuat.

Proses Pembuktian dan Peran Saksi dalam Sidang Perdata Permohonan

Proses persidangan permohonan perubahan nama sangat menitikberatkan pada tahap pembuktian untuk meyakinkan hakim. Selain bukti surat, keterangan saksi menjadi instrumen krusial dalam mengungkap kebenaran materiil terkait asal-usul seorang anak. Merujuk pada kaidah hukum perdata. Saksi yang di hadirkan minimal berjumlah dua orang yang memberikan keterangan di bawah sumpah tentang fakta-fakta yang mereka lihat atau dengar secara langsung. Saksi-saksi ini biasanya berasal dari anggota keluarga besar yang mengetahui sejarah kelahiran pemohon atau perangkat desa yang mengurusi administrasi warga di tingkat akar rumput.

Saksi keluarga memiliki peran vital untuk menjelaskan silsilah keluarga. Termasuk peristiwa pernikahan orang tua pemohon, perceraian. Hingga pernikahan kembali yang mungkin menyebabkan terjadinya kesalahan input nama ibu dalam akta kelahiran. Misalnya, saksi dapat menerangkan bahwa pemohon adalah benar anak kandung dari ibu tertentu meskipun dalam akta terbaru tercatat nama orang lain. Sementara itu, saksi dari perangkat desa seperti Kepala Dusun berperan memperjelas proses administrasi pembuatan dokumen di tingkat desa dan mengonfirmasi keberadaan pemohon sebagai penduduk setempat yang memiliki itikad baik untuk memperbaiki data.

  Hukum Sewa Menyewa di Indonesia

Kekuatan pembuktian ini juga harus memperhatikan aspek kualitas dokumen. Apabila pemohon hanya mengajukan fotokopi dokumen tanpa bisa menunjukkan aslinya. Maka dokumen tersebut harus di dukung oleh alat bukti lain untuk di anggap sah. Hal ini selaras dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 112 K/Pdt/1996 yang menyatakan bahwa fotokopi tanpa dokumen asli tidak memiliki kekuatan bukti kecuali di kuatkan oleh saksi atau bukti pendukung lainnya. Oleh sebab itu, sinergi antara bukti surat yang autentik dan keterangan saksi yang konsisten merupakan kunci utama bagi pemohon untuk mendapatkan penetapan yang di inginkan dari majelis hakim, guna menghindari terjadinya penyelundupan hukum atau manipulasi identitas di kemudian hari.

Implikasi Hukum Penetapan Pengadilan terhadap Dinas Kependudukan

Apabila seluruh dalil permohonan telah terbukti secara sah dan meyakinkan. Hakim akan mengeluarkan penetapan yang mengabulkan permohonan tersebut secara keseluruhan. Penetapan ini bukan sekadar lembaran kertas formal. Melainkan perintah hukum yang bersifat eksekutif bagi instansi pelaksana kependudukan. Berdasarkan amar penetapan. Pemohon di perintahkan untuk melaporkan salinan penetapan tersebut kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat dalam jangka waktu yang telah di tentukan oleh undang-undang. Biasanya paling lambat 30 hari sejak salinan penetapan di terima.

Langkah pelaporan ini sangat penting karena Disdukcapil akan memberikan catatan pinggir pada register akta kelahiran yang asli atau bahkan menerbitkan kutipan akta kelahiran baru yang telah mencantumkan nama orang tua yang benar. Secara otomatis, perubahan ini akan berimplikasi pada validitas dokumen identitas lainnya seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sehingga tercipta konsistensi data dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Dengan data yang telah tersinkronisasi, pemohon tidak lagi mengalami kendala saat melakukan pengurusan hak-hak perdata lainnya. Seperti urusan waris, pendaftaran pendidikan, atau pembuatan paspor yang memerlukan akurasi data orang tua.

  Tips Sukses Ganti Nama Menghadapi Proses Pengadilan

Secara lebih luas, mekanisme ini menunjukkan peran negara dalam melindungi hak asasi setiap warga negara atas identitas diri yang benar. Penetapan pengadilan memberikan perlindungan hukum bagi pemohon agar status kekeluargaannya di akui secara resmi oleh negara. Kepastian hukum yang diperoleh melalui proses ini juga berfungsi sebagai pencegahan terhadap potensi sengketa hukum di masa depan yang mungkin timbul akibat ketidakjelasan identitas. Oleh karena itu, mematuhi seluruh rangkaian prosedur mulai dari pengajuan di pengadilan hingga pelaporan ke dinas terkait adalah kewajiban administratif yang harus dijalankan secara runtut oleh setiap pemohon demi tertibnya administrasi kependudukan nasional.

Kesimpulan – tata cara perubahan nama

Prosedur perubahan nama orang tua pada akta kelahiran merupakan langkah hukum yang esensial untuk menjamin kebenaran dan keakuratan data identitas warga negara. Melalui mekanisme permohonan di Pengadilan Negeri yang di dukung oleh Pasal 163 HIR dan Pasal 1888 KUHPerdata. Pemohon di berikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan administratif demi kesesuaian dengan fakta hukum yang sebenarnya. Proses yang melibatkan pembuktian dokumen autentik serta keterangan saksi di bawah sumpah memastikan bahwa setiap perubahan tetap berada dalam koridor hukum yang ketat. Pada akhirnya, penetapan pengadilan menjadi dasar legitimasi bagi instansi kependudukan untuk memperbarui data kependudukan. Sehingga pemohon memperoleh kepastian hukum penuh atas identitas dirinya sebagai subjek hukum yang sah.

Butuh Pendampingan Hukum Terpercaya? – tata cara perubahan nama

Menghadapi prosedur hukum di pengadilan seringkali membingungkan dan membutuhkan ketelitian dokumen yang ekstra. Jika Anda sedang menghadapi kendala terkait Perbaikan Kesalahan Dalam Akta Kelahiran atau masalah hukum lainnya, jangan melangkah sendirian. Hubungi Jangkar Groups sekarang juga melalui WhatsApp atau kunjungi kantor kami untuk konsultasi langsung. Tim ahli kami siap membantu Anda menyelesaikan persoalan Perbaikan Kesalahan Dalam Akta Kelahiran dan masalah hukum keluarga lainnya secara profesional dan terpercaya.

PT. Jangkar Global Groups berdiri pada tanggal 22 mei 2008 dengan komitmen yang kuat dari karyawan dan kreativitas untuk menyediakan pelayanan terbaik, tercepat dan terpercaya kepada pelanggan.

YUK KONSULTASIKAN DULU KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN
KUNJUNGI MEDIA SOSIAL KAMI

Bella Isabella