Perjanjian Pra Nikah

Apa itu Perjanjian Pra Nikah?

Perjanjian Pra Nikah atau Prenuptial Agreement adalah perjanjian tertulis yang di buat dan di sepakati oleh calon suami dan calon istri sebelum, atau pada saat perkawinan di langsungkan, yang bertujuan untuk mengatur hak dan kewajiban mereka selama pernikahan dan/atau setelah pernikahan berakhir (karena perceraian atau kematian).

Secara umum, fokus utama perjanjian ini adalah mengenai pengaturan harta kekayaan (harta bawaan, harta yang di peroleh selama perkawinan, dan utang/piutang), tetapi dapat juga mencakup hal-hal lain yang di sepakati, selama tidak melanggar hukum, agama, dan kesusilaan.

Dasar Hukum Perjanjian Pra Nikah di Indonesia

Dasar hukum utama yang mengatur Perjanjian Pra Nikah di Indonesia adalah:

  1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang telah di ubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019.
  2. Pasal 29 Ayat (1): “Pada waktu, sebelum di langsungkan, atau selama dalam ikatan perkawinan kedua belah pihak atas persetujuan bersama dapat mengadakan perjanjian tertulis yang di sahkan oleh Pegawai Pencatat Perkawinan atau Notaris.”

Pasal ini memberikan landasan hukum bagi pasangan untuk membuat perjanjian sebelum atau bahkan selama pernikahan (disebut Perjanjian Pasca Nikah, yang di mungkinkan berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 69/PUU-XIII/2015).

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata)

  • Pasal 139 – 185: Mengatur tentang Perjanjian Perkawinan (Perjanjian Kawin).
  • Pasal 147: Secara tegas menyatakan bahwa perjanjian perkawinan harus di buat dengan Akta Notaris agar sah (ancaman kebatalan jika tidak menggunakan akta notaris).

Kompilasi Hukum Islam (KHI)

  • Pasal 45 – 52: Mengatur tentang Perjanjian Perkawinan, termasuk di dalamnya Ta’lik Talak (janji talak bersyarat yang di ucapkan suami setelah akad nikah) dan perjanjian lain yang tidak bertentangan dengan hukum Islam.

Isi dan Tujuan Perjanjian Pra Nikah

Tujuan Utama:

Melindungi Harta Benda:

Memastikan bahwa harta bawaan (harta yang di miliki sebelum menikah) dan/atau harta yang di peroleh selama pernikahan tetap menjadi milik pribadi masing-masing pihak.

Pemisahan Tanggung Jawab Utang:

Menghindari pembebanan utang pribadi salah satu pihak kepada pasangannya, sehingga melindungi aset pasangan dari risiko finansial.

Kepastian Hukum:

Memberikan kepastian hukum dan menghindari konflik di masa depan, terutama jika terjadi perceraian atau kematian, dengan mengatur pembagian harta secara jelas.

Mengatur Hak dan Kewajiban:

Memperjelas hak dan kewajiban masing-masing pihak di luar masalah finansial, misalnya kewajiban dan hak dalam rumah tangga.

Isi Perjanjian yang Umum Di atur:

Pemisahan Harta: Pengaturan rezim harta, misalnya:

Pemisahan Harta Mutlak:

Semua harta (bawaan dan yang di peroleh selama pernikahan) adalah milik pribadi masing-masing (yang paling umum).

Harta Bersama Terbatas:

Hanya pendapatan atau aset tertentu yang di golongkan sebagai harta bersama.

Pengelolaan Utang Piutang:

Menentukan siapa yang bertanggung jawab atas utang yang sudah ada sebelum menikah dan utang yang timbul selama pernikahan.

Kewajiban Finansial:

Penetapan kontribusi finansial masing-masing pihak untuk kebutuhan rumah tangga.

Pengelolaan Aset Bisnis:

Jika salah satu atau kedua pihak memiliki bisnis, dapat di atur agar aset bisnis terlindungi dari risiko keuangan pasangan.

Hak Asuh dan Biaya Anak (jika terjadi perceraian):

Meskipun tidak mengikat secara mutlak di pengadilan, ini bisa menjadi acuan dan kesepakatan awal.

Pewarisan dan Hibah.

Cara Membuat Perjanjian Pra Nikah

Proses pembuatan perjanjian pra nikah harus di lakukan dengan langkah-langkah yang benar agar sah secara hukum:

Diskusi Terbuka dan Kesepakatan

Calon suami dan istri melakukan diskusi secara terbuka, jujur, dan sukarela mengenai semua hal yang ingin di atur.

Buat daftar lengkap aset dan utang yang di miliki masing-masing pihak.

Konsultasi dan Penyusunan Akta Notaris

Datangi Notaris untuk berkonsultasi dan menyusun draf perjanjian.

Perjanjian harus di buat dalam bentuk Akta Otentik Notaris (Pasal 147 KUHPerdata).

Notaris akan memastikan isi perjanjian tidak melanggar hukum, agama, dan kesusilaan.

Penandatanganan

Kedua calon pasangan menandatangani Akta Perjanjian Pra Nikah di hadapan Notaris.

Pencatatan (Pendaftaran)

Perjanjian tersebut wajib di catatkan atau di daftarkan pada instansi pencatat perkawinan (KUA atau Kantor Catatan Sipil) sebelum atau pada saat perkawinan di langsungkan.

Pencatatan ini penting agar perjanjian di akui secara hukum dan berlaku terhadap pihak ketiga.

Hal-hal yang Di perhatikan

Waktu Pembuatan:

Idealnya di buat sebelum pernikahan. Jika di buat selama pernikahan (Perjanjian Pasca Nikah), perubahannya tidak boleh merugikan pihak ketiga.

Keabsahan:

Harus di buat dengan Akta Notaris dan di catatkan di KUA/Dukcapil.

Tidak Melanggar Hukum:

Isi perjanjian tidak boleh bertentangan dengan undang-undang, norma agama, dan kesusilaan (contoh: tidak boleh melepaskan hak waris dari pewaris).

Keterbukaan:

Harus di dasari oleh keterbukaan penuh mengenai kondisi finansial masing-masing.

Manfaat Perjanjian Pra Nikah

Manfaat Penjelasan
Kepastian dan Perlindungan Harta Harta bawaan (sebelum menikah) dan harta yang di peroleh masing-masing selama pernikahan tetap menjadi milik pribadi.
Melindungi dari Utang Jika salah satu pihak memiliki utang/bisnis berisiko, harta pasangan yang lain tidak ikut terbebani.
Mencegah Perselisihan Meminimalkan potensi konflik di masa depan, terutama terkait masalah keuangan dan harta, karena sudah di atur sejak awal.
Keterbukaan Finansial Mendorong komunikasi dan transparansi finansial yang sehat di awal hubungan.
Mempermudah Proses Hukum Jika terjadi perceraian, proses pembagian harta menjadi lebih cepat dan sederhana karena sudah ada kesepakatan tertulis.

 

Dampak Negatif Perjanjian Pra Nikah

Dampak Negatif Penjelasan
Dapat Merusak Kepercayaan Jika tidak di komunikasikan dengan baik, perjanjian ini dapat menimbulkan kesan kurang percaya pada pasangan atau fokus pada akhir pernikahan.
Asumsi Negatif (Tabu) Di Indonesia, masih ada stigma bahwa perjanjian pra nikah identik dengan antisipasi kegagalan pernikahan, meskipun tujuannya adalah perlindungan.
Potensi Konflik di Awal Proses diskusi yang terlalu detail dan sensitif mengenai aset dan keuangan dapat memicu ketidaknyamanan atau pertengkaran di masa-masa menjelang pernikahan.
Biaya dan Waktu Membutuhkan biaya untuk jasa Notaris dan waktu yang cukup panjang untuk diskusi, penyusunan, dan pencatatan.

 

Jasa Perjanjian Pranikah Swiss

Jasa Perjanjian Pranikah Swiss

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Swiss – Jasa Perjanjian pranikah merupakan dokumen hukum penting yang mengatur hak dan kewajiban pasangan sebelum melangsungkan ...

Jasa Perjanjian Pranikah Austria

Jasa Perjanjian Pranikah Austria

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Austria – Jasa Perjanjian pranikah, atau prenuptial agreement, merupakan kesepakatan hukum yang di buat oleh pasangan sebelum ...

Jasa Perjanjian Pranikah Azerbaijan

Jasa Perjanjian Pranikah Azerbaijan

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Azerbaijan – Perjanjian pranikah, atau marriage contract, merupakan salah satu instrumen hukum yang memberikan perlindungan dan kejelasan ...

Jasa Perjanjian Pranikah Bahama

Jasa Perjanjian Pranikah Bahama

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Bahama – Dalam era modern saat ini, semakin banyak pasangan yang menyadari pentingnya pengaturan keuangan dan perlindungan ...

Jasa Perjanjian Pranikah Bahrain

Jasa Perjanjian Pranikah Bahrain

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Bahrain – Perjanjian pranikah atau prenuptial agreement merupakan dokumen hukum yang mengatur hak dan kewajiban calon suami ...

Jasa Perjanjian Pranikah Barbados

Jasa Perjanjian Pranikah Barbados Proses Cepat Dan Sesuai

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Barbados, Perjanjian pranikah atau prenuptial agreement merupakan dokumen hukum yang di buat oleh pasangan sebelum menikah untuk ...

Jasa Perjanjian Pranikah Belarusia

Jasa Perjanjian Pranikah Belarusia

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Belarusia – Perjanjian pranikah, atau prenuptial agreement, merupakan dokumen hukum yang di buat oleh pasangan sebelum menikah ...

Jasa Perjanjian Pranikah Belgia

Jasa Perjanjian Pranikah Belgia

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Belgia – Jasa Perjanjian pranikah, atau prenuptial agreement, merupakan dokumen hukum yang di buat sebelum pasangan menikah ...

Jasa Perjanjian Pranikah Bhutan

Jasa Perjanjian Pranikah Bhutan

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Bhutan – Perjanjian pranikah adalah dokumen hukum yang menyatakan hak dan kewajiban masing-masing pasangan sebelum menikah. Tujuannya ...

Jasa Perjanjian Pranikah Botswana

Jasa Perjanjian Pranikah Botswana

Santsanisy

Jasa Perjanjian Pranikah Botswana – Jasa Perjanjian pranikah adalah kontrak hukum yang di susun oleh pasangan sebelum menikah untuk mengatur ...