SNI

Apa itu SNI dan BSN?

SNI (Standar Nasional Indonesia):

  1. Adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia.
  2. Di tetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).
  3. Berfungsi sebagai metode untuk mengetahui bahwa suatu produk, jasa, sistem, atau proses telah memenuhi persyaratan teknis tertentu.
  4. SNI di rumuskan berdasarkan konsensus nasional dan ketentuan teknis yang mengacu pada standar internasional (WTO Code of Good Practice) untuk menjamin keterbukaan, transparansi, dan tidak memihak.

BSN (Badan Standardisasi Nasional):

Adalah Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) yang bertugas membina, mengembangkan, dan mengoordinasikan seluruh kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian di Indonesia.

BSN adalah lembaga yang mengeluarkan dan menetapkan Standar Nasional Indonesia.

Tujuan dan Manfaat SNI

Penerapan Standar Nasional Indonesia memiliki tujuan utama untuk menjamin Keamanan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup (K3L) bagi masyarakat.

Untuk Siapa Tujuan dan Manfaat
Konsumen

* Jaminan Mutu & Keamanan: Produk teruji dan aman di gunakan.


* Perlindungan: Terhindar dari produk berbahaya/tidak berkualitas.

Pelaku Usaha (Produsen)

* Meningkatkan Daya Saing: Produk lebih kompetitif di pasar lokal dan internasional.


* Akses Pasar Lebih Luas: Mempermudah distribusi ke pasar modern dan peluang ekspor.


* Kredibilitas: Meningkatkan kepercayaan konsumen dan mitra bisnis.


* Kepastian Hukum: Memenuhi regulasi yang berlaku.

Negara/Pemerintah

* Mendukung Ekonomi Nasional: Produk dalam negeri stabil dan berkualitas.


* Perlindungan Lingkungan: Mendorong produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

 

Dasar Hukum SNI

Dasar hukum utama yang mengatur standardisasi dan penilaian kesesuaian di Indonesia adalah:

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional.
  3. Peraturan BSN dan Peraturan Menteri Teknis terkait lainnya (misalnya Peraturan Menteri Perindustrian atau Peraturan Menteri Perdagangan) yang menetapkan produk apa saja yang wajib Standar Nasional Indonesia.

Jenis-Jenis SNI

Secara umum, penerapan Standar Nasional Indonesia terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

SNI Wajib:

  1. Standar Nasional Indonesia yang di wajibkan oleh peraturan teknis dari Kementerian/Lembaga terkait.
  2. Di berlakukan untuk produk yang berkaitan erat dengan aspek K3L (Keselamatan, Keamanan, Kesehatan, dan Lingkungan).

Contoh Produk Wajib Standar Nasional Indonesia: Helm pengendara, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Ban kendaraan, Mainan anak, Semen, Baja tulangan beton.

SNI Sukarela:

Standar Nasional Indonesia yang tidak di wajibkan secara hukum, namun memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia akan memberikan nilai tambah dan keunggulan kompetitif.

Pengelolaan SNI, Cek, dan Cara Mendapatkan

Aspek Penjelasan
SNI Di keluarkan oleh Siapa? Standar Nasional Indonesia di tetapkan oleh BSN (Badan Standardisasi Nasional), tetapi sertifikat produk penggunaan tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI) di terbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) yang telah terakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional).
Cek SNI di Mana? Anda dapat memeriksa daftar Standar Nasional Indonesia dan statusnya melalui Katalog SNI yang tersedia di situs web resmi BSN. Untuk mengecek keaslian Sertifikat, bisa ke situs web KAN.
Cara Mendapatkan Standar SNI Pelaku usaha mengajukan permohonan sertifikasi ke LSPro terakreditasi. Tahapannya meliputi: Persiapan Dokumen (NIB, SIUP, dll.), Audit Sistem Mutu Produksi, Pengujian Sampel Produk di laboratorium terakreditasi, Penerbitan Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI).
Berapa Lama SNI Berlaku? Sertifikat Standar Nasional Indonesia produk (SPPT SNI) umumnya berlaku selama 4 tahun, tetapi wajib menjalani Surveilans/Audit Berkala setiap tahun untuk memastikan konsistensi mutu produk.

 

Sanksi Jika Produk Tidak Ada SNI (SNI Wajib)

Jika produk yang termasuk dalam kategori Standar Nasional Indonesia Wajib beredar tanpa memiliki sertifikat Standar Nasional Indonesia yang sah, pelaku usaha dapat di kenakan sanksi sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2014.

Bentuk Sanksi Administratif:

Berupa peringatan tertulis, penarikan barang dari peredaran, penghentian sementara kegiatan produksi, hingga pencabutan perizinan berusaha.

Sanksi Pidana:

Pasal 63 UU No. 20 Tahun 2014 mengatur bahwa pelaku usaha yang memproduksi/mengedarkan barang yang telah di berlakukan Standar Nasional Indonesia secara wajib, namun tidak memenuhi ketentuan, dapat di pidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah).

SNI Indonesia

SNI Indonesia, Pengertian, Tujuan, Dan Jenis-Jenis

Nisa

SNI Indonesia Di era modern ini, kualitas produk dan jasa menjadi faktor penting dalam kehidupan sehari-hari. Konsumen tentu menginginkan produk ...

Aplikasi Cek SNI

Aplikasi Cek SNI, Pengertian, Manfaat, dan Cara Menggunakannya

Nisa

Aplikasi Cek SNI merupakan patokan resmi yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk memastikan kualitas, keamanan, dan mutu produk ...

SNI Download

SNI Download Layanan Badan Standardisasi Nasional

Nisa

SNI Download merupakan acuan resmi yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk menjamin kualitas, keamanan, dan kepatuhan suatu produk, ...

Daftar SNI

Daftar SNI Standar Nasional Indonesia Mutu Produk

Nisa

Daftar SNI merupakan tolok ukur kualitas, keamanan, dan mutu produk atau layanan di Indonesia. Sertifikasi SNI diterbitkan oleh Badan Standardisasi ...

Cek SNI Produk

Cek SNI Produk ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional

Nisa

Cek SNI Produk Di era modern ini, kualitas dan keamanan produk menjadi perhatian utama bagi konsumen. Banyak produk yang beredar ...

SNI Produk

SNI Produk memenuhi standar kualitas, keamanan & keandalan

Nisa

SNI Produk Dalam era globalisasi dan persaingan pasar yang semakin ketat, kualitas produk menjadi faktor utama yang menentukan kepercayaan konsumen. ...

SNI Kebencanaan

SNI Kebencanaan Mitigasi, Penanggulangan, dan Pemulihan

Nisa

SNI Kebencanaan Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rawan bencana di dunia. Letak geografisnya di Cincin Api Pasifik, kondisi ...

Ditjen PKTN - Kementerian Perdagangan

Ditjen PKTN – Kementerian Perdagangan

Nisa

Ditjen PKTN – Kementerian Perdagangan merupakan salah satu unit utama di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang memiliki peran strategis ...

Pengertian Dan Tujuan Sertifikasi SNI

Pengertian Dan Tujuan Sertifikasi SNI

Nisa

Pengertian Dan Tujuan Sertifikasi SNI Dalam era globalisasi dan persaingan pasar yang semakin ketat, kualitas produk menjadi salah satu faktor ...

1238 Next