Remitansi, yaitu pengiriman uang yang dilakukan pekerja migran kepada keluarga di tanah air, merupakan salah satu fenomena ekonomi yang memiliki peran strategis bagi Indonesia. Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri, seperti Malaysia, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Arab Saudi, tidak hanya berkontribusi melalui tenaga kerja mereka, tetapi juga melalui aliran dana yang dikirimkan ke keluarga di Indonesia.
Uang yang dikirimkan ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi sumber modal usaha, pendidikan, dan kesehatan bagi keluarga penerima. Selain berdampak langsung pada kesejahteraan rumah tangga, remitansi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara, membantu menjaga stabilitas ekonomi, terutama di wilayah-wilayah dengan konsentrasi PMI tinggi.
Pengertian Remitansi Pekerja Migran Indonesia
Remitansi Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah uang atau dana yang dikirimkan oleh PMI kepada keluarga atau kerabat di Indonesia, biasanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, pendidikan, kesehatan, atau modal usaha. Dana ini dapat dikirim melalui berbagai saluran, seperti bank, layanan pengiriman uang internasional, atau platform digital dan aplikasi fintech.
Secara lebih luas, remitansi bukan hanya sekadar transfer uang, tetapi juga mencerminkan hubungan ekonomi antara pekerja migran dengan keluarga di tanah air. Dana yang dikirimkan menjadi sumber pendapatan penting bagi penerima, terutama di daerah-daerah dengan tingkat ketergantungan tinggi terhadap pengiriman uang dari luar negeri.
Statistik dan Data Terkini Pekerja Migran Indonesia
Jumlah Penempatan Pekerja Migran Indonesia
- Pada tahun 2025, penempatan Pekerja Migran Indonesia telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah, mencapai sekitar 286.422 pekerja hingga pertengahan Desember 2025. Ini berarti realisasi sebanyak 110,5% dari target tahunan yang ditetapkan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Negara tujuan utama masih mencakup Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia, dengan sektor domestik, kesehatan, dan manufaktur sebagai bidang terbanyak.
- Untuk konteks perkembangan, total penempatan PMI pada tahun 2024 mencapai 297.434 orang, menunjukkan tren penempatan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir.
Volume Remitansi dari PMI (Remitansi Uang ke Indonesia)
- Remitansi dari PMI terus meningkat dan menjadi kontributor signifikan bagi perekonomian nasional. Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa remitansi dari PMI mencapai sekitar Rp 212 triliun (± US$12,7 miliar) sampai kuartal ketiga tahun 2025, jumlah yang menandakan ada kemungkinan untuk melampaui total remitansi tahun 2024.
- Sebelumnya, pada tahun 2024 remitansi PMI tercatat mencapai sekitar Rp 253,3 triliun, dengan sekitar 297.000 pekerja migran sebagai penyumbang utama. Ini menunjukkan tren kenaikan remitansi sesuai dengan jumlah PMI yang bekerja di luar negeri.
- Untuk gambaran lebih rinci berdasarkan negara penempatan, data remiten menunjukkan bahwa remitansi PMI berasal dari berbagai wilayah seperti ASEAN, Asia (termasuk Hong Kong dan Taiwan), Timur Tengah (termasuk Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab), dan negara-negara lain, meskipun totalnya terus menunjukkan pertumbuhan setiap tahun.
Data Spesifik Wilayah dan Saluran Pengiriman
- Di tingkat daerah, misalnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), remitansi yang dikirim oleh PMI sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 78,46 miliar, dari hampir 19.574 pengirim melalui beberapa saluran resmi seperti bank dan kantor pos.
- Laporan dari bank-bank nasional seperti BNI dan Bank Mandiri menunjukkan pertumbuhan transaksi remitansi melalui layanan remiten bank masing-masing, dengan peningkatan volume transaksi tahunan lebih dari 13% untuk BNI, serta pertumbuhan signifikan di Bank Mandiri, menunjukkan bahwa saluran formal tetap menjadi pilihan utama PMI untuk mengirimkan uang ke Indonesia.
Manfaat Remitansi Pekerja Migran Indonesia
Remitansi yang dikirim oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki dampak yang signifikan, baik bagi keluarga penerima maupun bagi perekonomian nasional. Berikut adalah manfaat utamanya:
Bagi Keluarga Penerima
Pemenuhan Kebutuhan Dasar:
Remitansi membantu keluarga PMI dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, pakaian, dan biaya hidup rumah tangga.
Pendidikan:
Dana remitansi sering digunakan untuk membiayai pendidikan anak, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, sehingga meningkatkan akses pendidikan di daerah asal PMI.
Kesehatan:
Remitansi juga digunakan untuk membayar biaya kesehatan, obat-obatan, dan perawatan medis yang diperlukan keluarga di Indonesia.
Modal Usaha:
Beberapa keluarga menggunakan remitansi sebagai modal usaha mikro atau usaha kecil, sehingga dapat meningkatkan pendapatan lokal dan menciptakan lapangan kerja.
Bagi Perekonomian Nasional
Sumber Devisa:
Remitansi PMI menjadi salah satu penyumbang devisa negara yang signifikan, mendukung stabilitas nilai tukar rupiah dan cadangan devisa nasional.
Meningkatkan Konsumsi dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal:
Aliran dana dari remitansi meningkatkan daya beli masyarakat di daerah asal PMI, yang berdampak positif pada sektor perdagangan dan jasa lokal.
Pengurangan Kemiskinan:
Dengan remitansi, keluarga penerima dapat meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga berkontribusi pada pengurangan kemiskinan di daerah asal PMI.
Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi
Mendorong Kemandirian Finansial Keluarga:
Dana yang diterima dapat digunakan untuk menabung atau diinvestasikan dalam usaha produktif, sehingga meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah:
Remitansi berperan dalam pembangunan sosial-ekonomi di desa atau kota asal PMI, karena aliran dana dapat meningkatkan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial lainnya.
Mekanisme dan Saluran Remitansi Pekerja Migran Indonesia
Remitansi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dapat dikirimkan melalui berbagai saluran, baik formal maupun informal. Pilihan saluran ini memengaruhi keamanan, kecepatan, dan biaya pengiriman uang ke keluarga di Indonesia. Berikut mekanisme dan salurannya:
Saluran Formal
Saluran formal adalah jalur resmi yang diatur oleh pemerintah dan bank, sehingga lebih aman dan diawasi secara hukum.
Bank Nasional
- Bank seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga menyediakan layanan transfer internasional bagi PMI.
- Keunggulan: Aman, tercatat secara resmi, bisa dilacak, dan mendukung remitansi dalam jumlah besar.
- Kekurangan: Biaya administrasi relatif tinggi dan waktu transfer bisa 1–3 hari kerja tergantung negara asal.
Layanan Pengiriman Uang Internasional
- Contohnya Western Union, MoneyGram, dan Pos Indonesia.
- Keunggulan: Cepat, biasanya bisa diterima dalam hitungan jam.
- Kekurangan: Biaya per transaksi bisa lebih tinggi dibanding transfer bank, terutama untuk jumlah kecil.
Fintech / Mobile Banking / E-Wallet
- Platform digital seperti Wise, Remitly, Dana, OVO, dan aplikasi bank digital kini menjadi populer karena kemudahan akses dan proses cepat.
- Keunggulan: Cepat, mudah diakses melalui smartphone, bisa langsung diterima di rekening atau dompet digital keluarga.
- Kekurangan: Memerlukan koneksi internet stabil, dan beberapa platform mungkin belum tersedia di semua negara.
Saluran Informal
Saluran informal biasanya berupa agen atau perantara yang tidak terdaftar secara resmi.
- Contoh: Agen lokal di negara penempatan, transfer melalui “hawala” atau perantara komunitas.
- Keunggulan: Kadang lebih cepat dan tersedia di lokasi yang sulit dijangkau bank.
- Kekurangan: Risiko kehilangan uang atau penipuan tinggi, serta tidak tercatat secara resmi untuk tujuan pajak dan statistik.
Mekanisme Umum Remitansi
- PMI menyerahkan uang kepada penyedia layanan (bank, fintech, atau agen).
- Penyedia layanan memproses transfer dan mengonversi mata uang asing ke Rupiah.
- Keluarga penerima mendapatkan uang di rekening bank, dompet digital, atau melalui pencairan tunai di agen.
- Transaksi tercatat dan dapat dilacak untuk keamanan dan laporan resmi.
Tantangan Remitansi Pekerja Migran Indonesia
Meskipun remitansi memiliki banyak manfaat bagi keluarga penerima dan perekonomian nasional, aliran dana ini tidak lepas dari berbagai tantangan yang memengaruhi efektivitas dan keamanannya. Berikut beberapa tantangan utama:
Biaya Transfer yang Tinggi
- Saluran remitansi tradisional, terutama layanan pengiriman uang internasional atau bank, sering membebankan biaya administrasi 5–10% dari total dana yang dikirim.
- Biaya tinggi ini bisa mengurangi jumlah uang yang diterima keluarga, terutama bagi PMI dengan gaji rendah.
Akses Terbatas ke Layanan Resmi
- Beberapa PMI bekerja di sektor informal atau wilayah terpencil di negara penempatan, sehingga sulit mengakses layanan bank atau fintech.
- Keterbatasan akses ini mendorong penggunaan saluran informal yang lebih berisiko.
Ketergantungan Ekonomi Keluarga
- Keluarga penerima seringkali terlalu bergantung pada remitansi, sehingga mengurangi inisiatif untuk mencari sumber pendapatan lokal.
- Ketergantungan ini dapat menimbulkan masalah ekonomi jika aliran remitansi terhenti akibat kehilangan pekerjaan PMI di luar negeri.
Risiko Keamanan dan Regulasi
- Pengiriman uang melalui jalur informal atau tidak resmi rentan terhadap penipuan, kehilangan uang, dan praktik ilegal.
- Beberapa PMI tidak sepenuhnya memahami regulasi negara penempatan mengenai pengiriman uang, sehingga berpotensi melanggar hukum.
Fluktuasi Nilai Tukar dan Ekonomi Global
- Remitansi dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang asing. Penurunan nilai mata uang PMI di negara penempatan bisa mengurangi jumlah Rupiah yang diterima keluarga.
- Krisis ekonomi di negara penempatan juga bisa mengganggu kemampuan PMI untuk mengirim uang secara rutin.
Keunggulan Remitansi Pekerja Migran Indonesia PT. Jangkar Global Groups
PT. Jangkar Global Groups menawarkan layanan remitansi yang tidak hanya aman, tetapi juga dirancang untuk memaksimalkan manfaat bagi PMI dan keluarga penerima. Berikut adalah keunggulan utamanya:
Aman dan Terpercaya
- PT. Jangkar Global Groups memastikan setiap transaksi remitansi dilakukan melalui jalur resmi dan diawasi sesuai peraturan pemerintah.
- Dana yang dikirim oleh PMI sampai ke keluarga secara terlacak dan terjamin keamanannya, mengurangi risiko kehilangan atau penipuan.
Biaya Pengiriman Kompetitif
- Perusahaan menawarkan biaya transfer yang lebih rendah dibandingkan layanan konvensional, sehingga keluarga penerima mendapatkan lebih banyak dana.
- Struktur biaya transparan tanpa biaya tersembunyi, memudahkan PMI merencanakan pengiriman uang secara rutin.
Proses Cepat dan Efisien
- Layanan remitansi PT. Jangkar Global Groups memanfaatkan jaringan internasional dan teknologi digital, sehingga transfer dana dapat sampai dalam hitungan jam di negara tujuan.
- Tersedia berbagai metode pencairan, mulai dari rekening bank, dompet digital, hingga pencairan tunai melalui agen resmi.
Akses Mudah di Berbagai Negara
- Jangkar Global Groups memiliki jaringan luas di negara-negara tujuan PMI, termasuk Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Singapura, dan Arab Saudi.
- PMI dapat mengirim dana kapan saja dan dari mana saja, tanpa terbatas oleh lokasi atau waktu kerja.
Edukasi dan Pendampingan Keuangan
- Selain layanan transfer, perusahaan memberikan pendampingan literasi keuangan bagi PMI dan keluarga penerima.
- Tips pengelolaan dana termasuk penggunaan remitansi untuk kebutuhan sehari-hari, pendidikan, kesehatan, maupun modal usaha produktif.
Fokus pada Kesejahteraan Keluarga
- Remitansi melalui Jangkar Global Groups bukan sekadar transfer uang, tetapi alat pemberdayaan ekonomi keluarga.
- Dana yang diterima dapat digunakan secara optimal untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga PMI dan mendukung pembangunan ekonomi lokal.
Dengan keamanan tinggi, biaya rendah, proses cepat, akses mudah, dan layanan edukasi keuangan, PT. Jangkar Global Groups menjadikan remitansi PMI lebih efektif, efisien, dan bermanfaat bagi keluarga di Indonesia. Keunggulan ini menjadikan Jangkar Global Groups sebagai solusi terpercaya untuk aliran dana pekerja migran, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga secara produktif.
PT Jangkar Global Groups berdiri pada tanggal 22 mei 2008 dengan komitmen yang kuat dari karyawan dan kreativitas untuk menyediakan pelayanan terbaik, tercepat dan terpercaya kepada pelanggan.
YUK KONSULTASIKAN DULU KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN
KUNJUNGI MEDIA SOSIAL KAMI
Website: Jangkargroups.co.id
Telp kantor : +622122008353 dan +622122986852
Pengaduan Pelanggan : +6287727688883
Google Maps : PT Jangkar Global Groups




