Visa Bisnis Jepang Industri Sumber Daya Manusia

Aulia

Updated on:

Visa Bisnis Jepang Industri Sumber Daya Manusia
Direktur Utama Jangkar Goups

Persyaratan Visa Bisnis Jepang untuk Industri Sumber Daya Manusia

Visa Bisnis Jepang Untuk Industri Sumber Daya Manusia – Memperoleh visa bisnis Jepang untuk bekerja di industri sumber daya manusia (SDM) memerlukan pemahaman yang mendalam tentang persyaratan dan prosesnya. Artikel ini akan memberikan panduan komprehensif mengenai persyaratan visa, proses aplikasi, dan hal-hal penting lainnya yang perlu diperhatikan oleh para profesional SDM yang ingin bekerja di Jepang. H4 Visa Family Separation Dampak dan Solusi

Daftar Lengkap Persyaratan Visa Bisnis Jepang untuk Industri SDM

Persyaratan visa bisnis Jepang untuk industri SDM bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan dan durasi tinggal yang diinginkan. Namun, secara umum, dokumen-dokumen berikut biasanya diperlukan:

  • Paspor yang masih berlaku minimal enam bulan.
  • Formulir aplikasi visa yang telah diisi dengan lengkap dan akurat.
  • Foto paspor terbaru.
  • Surat undangan resmi dari perusahaan di Jepang yang menawarkan pekerjaan.
  • Surat rekomendasi dari perusahaan tempat pelamar bekerja sebelumnya (jika ada).
  • Bukti keuangan yang cukup untuk membiayai masa tinggal di Jepang (misalnya, rekening bank, surat pernyataan sponsor).
  • Rencana bisnis yang terperinci, menjelaskan peran pelamar dalam perusahaan dan kontribusinya terhadap ekonomi Jepang.
  • Ijazah dan transkrip akademik (jika relevan).
  • Surat keterangan catatan kepolisian.
  • Bukti asuransi kesehatan yang memadai.

Perbandingan Persyaratan Visa Berdasarkan Jenis Pekerjaan di Industri SDM

Berikut tabel perbandingan persyaratan visa untuk beberapa jenis pekerjaan di industri SDM. Perlu diingat bahwa informasi ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Konsultasikan dengan Kedutaan Besar/Konsulat Jenderal Jepang untuk informasi terbaru.

Memperoleh Visa Bisnis Jepang untuk industri Sumber Daya Manusia memang membutuhkan persiapan matang. Prosesnya cukup kompleks, berbeda dengan misalnya kemudahan yang mungkin didapatkan saat mengurus Visa Bisnis Uni Emirat Arab Untuk Bisnis Perhotelan Dan Pariwisata , yang terkadang memiliki persyaratan lebih sederhana. Namun, jika Anda berhasil mendapatkan visa Jepang, peluang berkembang di sektor SDM yang dinamis di sana sangat terbuka lebar.

Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang persyaratan masing-masing negara, termasuk Jepang, sangat krusial sebelum mengajukan permohonan.

Jenis Pekerjaan Jenis Visa Durasi Visa (umum) Persyaratan Khusus
Perekrut Visa Bisnis (umumnya) 1-5 tahun (tergantung kontrak kerja) Bukti pengalaman rekrutmen, detail klien potensial di Jepang
Konsultan HR Visa Bisnis (umumnya) 1-5 tahun (tergantung kontrak kerja) Portofolio konsultasi, surat rekomendasi dari klien sebelumnya
Trainer SDM Visa Bisnis (umumnya) 1-5 tahun (tergantung kontrak kerja) Sertifikat pelatihan, kurikulum pelatihan, bukti pengalaman pelatihan

Proses Aplikasi Visa Bisnis Jepang untuk Industri SDM

Proses aplikasi visa bisnis Jepang umumnya meliputi beberapa tahap, yaitu:

  1. Mengumpulkan semua dokumen persyaratan yang diperlukan.
  2. Mengisi formulir aplikasi visa dengan lengkap dan akurat.
  3. Mengajukan aplikasi visa ke Kedutaan Besar/Konsulat Jenderal Jepang di negara asal.
  4. Mengikuti wawancara visa (jika diperlukan).
  5. Membayar biaya aplikasi visa.
  6. Menunggu proses verifikasi dan penerbitan visa.

Biaya aplikasi dan waktu pemrosesan visa dapat bervariasi tergantung pada jenis visa dan kompleksitas aplikasi. Biasanya, waktu pemrosesan berkisar antara beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Memperoleh Visa Bisnis Jepang untuk Industri Sumber Daya Manusia memang membutuhkan persiapan matang. Prosesnya cukup kompleks, berbeda dengan misalnya kemudahan akses ke pasar Timur Tengah. Sebagai perbandingan, perlu diketahui bahwa peluang kerja di UEA, khususnya di sektor e-commerce, juga cukup menjanjikan, seperti yang dibahas di Visa Kerja Uni Emirat Arab Dan Sektor E Commerce.

Namun, kembali ke topik utama, memahami persyaratan dan regulasi visa bisnis Jepang sangat krusial untuk keberhasilan usaha di sektor SDM negara tersebut. Riset mendalam sebelum mengajukan aplikasi sangat direkomendasikan.

Pertanyaan Umum Calon Pelamar Visa Bisnis Jepang di Industri SDM dan Jawabannya

Berikut beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan oleh calon pelamar visa bisnis Jepang di industri SDM dan jawabannya:

  • Apakah saya perlu fasih berbahasa Jepang? Meskipun tidak selalu wajib, kemampuan berbahasa Jepang akan sangat membantu dalam proses aplikasi dan pekerjaan di Jepang. Tingkat kefasihan yang dibutuhkan bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan.
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memproses visa? Waktu pemrosesan visa bervariasi, umumnya beberapa minggu hingga beberapa bulan. Segera ajukan aplikasi Anda jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan yang direncanakan.
  • Apa yang terjadi jika aplikasi visa saya ditolak? Jika aplikasi visa ditolak, Anda akan menerima pemberitahuan tertulis yang menjelaskan alasan penolakan. Anda dapat mengajukan banding atau mempersiapkan aplikasi baru dengan perbaikan yang diperlukan.

Contoh Skenario Aplikasi Visa Bisnis Jepang yang Berhasil dan Gagal

Contoh keberhasilan: Seorang konsultan HR dengan pengalaman luas dan portofolio yang kuat, serta surat rekomendasi yang meyakinkan dari klien internasional, berhasil mendapatkan visa bisnis Jepang karena menunjukkan kemampuan dan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan di Jepang. Keberhasilannya juga dipengaruhi oleh persiapan dokumen yang lengkap dan akurat.

Contoh kegagalan: Seorang perekrut dengan pengalaman terbatas dan kurangnya bukti keuangan yang memadai, serta kurangnya detail rencana bisnis yang jelas, mengalami penolakan visa. Kegagalannya disebabkan oleh kurangnya persiapan dan bukti yang meyakinkan mengenai kemampuannya berkontribusi di pasar kerja Jepang.

Proses dan Prosedur Aplikasi Visa Bisnis Jepang untuk Industri Sumber Daya Manusia

Memperoleh visa bisnis Jepang untuk industri sumber daya manusia membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang proses dan prosedur aplikasi. Proses ini, meskipun tampak rumit, dapat disederhanakan dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang jelas tentang persyaratan yang dibutuhkan. Berikut ini uraian langkah-langkah yang perlu Anda lalui.

Mendapatkan Visa Bisnis Jepang untuk Industri Sumber Daya Manusia memang membutuhkan persiapan matang. Prosesnya cukup kompleks, namun berbeda halnya dengan persyaratan Visa Bisnis di negara lain. Sebagai contoh, jika Anda tertarik dengan peluang bisnis di Eropa, perlu diketahui bahwa persyaratan untuk Visa Bisnis Hongaria Untuk Industri Keamanan Dan Teknologi Informasi juga memiliki spesifikasi tersendiri.

Memahami perbedaan ini penting sebelum memulai proses aplikasi, sehingga persiapan untuk Visa Bisnis Jepang untuk Industri Sumber Daya Manusia bisa lebih terarah dan efisien.

Alur Diagram Aplikasi Visa Bisnis Jepang untuk Industri SDM

Proses aplikasi visa bisnis Jepang untuk industri SDM dapat divisualisasikan melalui alur diagram berikut. Setiap tahapan membutuhkan dokumen pendukung yang spesifik dan harus disiapkan dengan teliti. Ketelitian dalam setiap tahap akan meningkatkan peluang keberhasilan aplikasi Anda.

Mendapatkan Visa Bisnis Jepang untuk industri Sumber Daya Manusia memang memerlukan persiapan matang. Prosesnya cukup kompleks, berbeda dengan misalnya pengurusan Visa Kerja Korea yang mungkin lebih familiar bagi sebagian orang, terutama yang tertarik di sektor pendidikan seperti yang dijelaskan di Visa Kerja Korea Dan Sektor Pendidikan. Namun, kemudahan dan kompleksitas proses pengajuan visa ini sebenarnya bergantung pada berbagai faktor, termasuk persyaratan dokumen dan pengalaman pribadi.

Memahami perbedaan ini penting sebelum memulai proses pengajuan Visa Bisnis Jepang, agar persiapan lebih terarah dan peluang keberhasilan lebih besar.

  1. Konsultasi dan Persiapan Dokumen: Memeriksa persyaratan visa, mengumpulkan dokumen seperti paspor, surat undangan dari perusahaan Jepang, dan bukti keuangan.
  2. Pengisian Formulir Aplikasi: Mengisi formulir aplikasi visa dengan lengkap dan akurat, memastikan informasi yang diberikan sesuai dengan dokumen pendukung.
  3. Pengajuan Aplikasi ke Kedutaan/Konsulat Jepang: Mengajukan aplikasi visa beserta seluruh dokumen pendukung ke Kedutaan Besar/Konsulat Jenderal Jepang di negara Anda.
  4. Wawancara (jika diperlukan): Petugas kedutaan/konsulat mungkin meminta wawancara untuk memverifikasi informasi yang diberikan dalam aplikasi.
  5. Pemrosesan Aplikasi: Kedutaan/konsulat akan memproses aplikasi dan melakukan verifikasi dokumen.
  6. Penerbitan Visa (atau Penolakan): Setelah proses verifikasi selesai, visa akan diterbitkan (jika disetujui) atau akan ada pemberitahuan penolakan beserta alasannya.

Contoh Surat Lamaran Visa Bisnis Jepang untuk Industri SDM

Surat lamaran visa bisnis harus ditulis secara formal, jelas, dan meyakinkan. Surat ini harus menjelaskan tujuan kunjungan bisnis Anda ke Jepang, durasi kunjungan, dan bagaimana kunjungan tersebut akan bermanfaat bagi perusahaan di Jepang dan industri SDM secara keseluruhan. Berikut contohnya:

[Nama Anda]
[Alamat Anda]
[Nomor Telepon Anda]
[Email Anda]

[Tanggal]

Kedutaan Besar/Konsulat Jenderal Jepang
[Alamat Kedutaan/Konsulat]

Perihal: Permohonan Visa Bisnis ke Jepang

Yang terhormat Bapak/Ibu Petugas Visa,

Saya menulis surat ini untuk mengajukan permohonan visa bisnis ke Jepang dalam rangka [sebutkan tujuan kunjungan, misalnya: menghadiri konferensi SDM, melakukan riset pasar, menjalin kerjasama bisnis dengan perusahaan X]. Saya akan berada di Jepang dari tanggal [tanggal mulai] hingga tanggal [tanggal selesai].

[Sebutkan detail perusahaan Anda dan peran Anda]

Kunjungan saya ke Jepang sangat penting karena [jelaskan pentingnya kunjungan dan manfaatnya bagi perusahaan di Jepang dan industri SDM]. Saya telah melampirkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk mendukung permohonan visa ini.

Saya yakin kunjungan saya ke Jepang akan berjalan lancar dan bermanfaat. Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda.

Hormat saya,
[Nama Anda]

Panduan Pengisian Formulir Aplikasi Visa Bisnis Jepang untuk Industri SDM, Visa Bisnis Jepang Untuk Industri Sumber Daya Manusia

Formulir aplikasi visa bisnis Jepang biasanya tersedia di situs web Kedutaan Besar/Konsulat Jenderal Jepang. Isilah formulir dengan teliti dan akurat. Pastikan setiap informasi yang diberikan sesuai dengan dokumen pendukung. Setiap bagian formulir harus diisi dengan lengkap dan jelas.

  • Informasi Pribadi: Isi dengan data diri Anda sesuai dengan paspor.
  • Informasi Perjalanan: Cantumkan tanggal keberangkatan dan kepulangan, serta tujuan kunjungan.
  • Informasi Pekerjaan: Sebutkan perusahaan Anda, posisi Anda, dan tugas Anda.
  • Informasi Kontak Darurat: Cantumkan informasi kontak orang yang dapat dihubungi selama Anda berada di Jepang.

Potensi Kendala dan Solusi Aplikasi Visa Bisnis Jepang di Industri SDM

Beberapa kendala yang mungkin dihadapi meliputi kurangnya dokumen pendukung yang lengkap, informasi yang tidak akurat dalam formulir aplikasi, dan kurangnya bukti keuangan yang cukup. Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan mempersiapkan dokumen dengan teliti, memastikan akurasi informasi yang diberikan, dan menunjukkan bukti keuangan yang memadai untuk membiayai perjalanan.

Tips: Persiapkan dokumen dengan sangat teliti, pastikan informasi yang Anda berikan akurat dan konsisten di semua dokumen, dan tunjukkan bukti keuangan yang memadai. Kejelasan tujuan kunjungan Anda juga sangat penting. Semakin detail dan meyakinkan penjelasan Anda, semakin besar peluang keberhasilan aplikasi visa Anda.

Industri Sumber Daya Manusia di Jepang

Industri Sumber Daya Manusia (SDM) di Jepang merupakan sektor yang dinamis dan kompleks, dipengaruhi oleh budaya kerja unik serta perkembangan ekonomi negara tersebut. Memahami tren terkini dan praktik manajemen SDM di Jepang sangat krusial bagi individu maupun perusahaan yang ingin beroperasi di pasar kerja Jepang yang kompetitif.

Tren Terkini dan Peluang Kerja di Industri SDM Jepang

Industri SDM Jepang saat ini mengalami transformasi signifikan, didorong oleh peningkatan teknologi, perubahan demografis, dan kebutuhan akan peningkatan produktivitas. Salah satu tren yang menonjol adalah peningkatan permintaan akan spesialis SDM dengan keahlian di bidang teknologi, seperti human capital management (HCM) berbasis data dan artificial intelligence (AI) untuk rekrutmen dan pelatihan. Meskipun data statistik resmi mengenai jumlah lowongan kerja di sektor SDM Jepang sulit diperoleh secara komprehensif, laporan dari perusahaan konsultan SDM menunjukkan peningkatan permintaan akan profesional SDM yang terampil dalam bidang analisis data, manajemen talenta, dan pengembangan karyawan. Peluang kerja juga terbuka lebar bagi mereka yang ahli dalam manajemen keberagaman dan inklusi, mengingat meningkatnya jumlah tenaga kerja asing di Jepang.

Budaya Kerja dan Praktik Manajemen SDM di Jepang

Budaya kerja di Jepang terkenal dengan komitmen tinggi, loyalitas, dan kerja sama tim yang kuat. Praktik manajemen SDM di Jepang seringkali menekankan pada pengembangan karir jangka panjang, pelatihan internal yang intensif, dan sistem senioritas. Namun, perbedaan budaya kerja antara Jepang dan negara lain cukup signifikan. Contohnya, sistem senioritas yang umum di Jepang mungkin kurang umum di negara-negara Barat yang lebih menekankan pada meritokrasi. Komunikasi di tempat kerja Jepang cenderung lebih tidak langsung dan bergantung pada konteks, berbeda dengan beberapa budaya Barat yang lebih langsung dan eksplisit. Sistem kerja lembur yang masih umum di Jepang juga menjadi perbedaan yang signifikan dengan negara-negara yang lebih ketat dalam mengatur jam kerja.

Perusahaan Besar di Industri SDM Jepang dan Peran Mereka

Beberapa perusahaan besar di Jepang memainkan peran penting dalam pasar kerja Jepang, antara lain perusahaan-perusahaan konsultan SDM multinasional seperti ManpowerGroup dan Recruit Holdings. Perusahaan-perusahaan ini menyediakan layanan rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan karyawan untuk berbagai industri. Selain itu, banyak perusahaan besar di Jepang memiliki divisi SDM internal yang besar dan canggih, yang bertanggung jawab atas seluruh aspek manajemen SDM di perusahaan tersebut. Perusahaan-perusahaan ini berkontribusi besar dalam membentuk tren dan praktik manajemen SDM di Jepang.

Perbandingan Gaji dan Tunjangan di Industri SDM Jepang

Gaji dan tunjangan di industri SDM Jepang bervariasi tergantung pada posisi, pengalaman, dan perusahaan. Secara umum, gaji di Jepang cenderung kompetitif, terutama untuk posisi senior dan spesialis. Berikut perbandingan gambaran umum gaji (dalam Yen Jepang per tahun, perkiraan):

Posisi Gaji Rata-rata (Perkiraan) Faktor yang Mempengaruhi Gaji
Spesialis Rekrutmen 4.000.000 – 6.000.000 Pengalaman, keahlian, ukuran perusahaan
Manajer SDM 6.000.000 – 10.000.000 Pengalaman, ukuran perusahaan, tanggung jawab
Direktur SDM 10.000.000+ Pengalaman, ukuran perusahaan, kinerja perusahaan

Perlu diingat bahwa angka-angka di atas merupakan perkiraan dan dapat bervariasi secara signifikan.

Struktur Organisasi Khas Perusahaan Jepang di Bidang SDM

Struktur organisasi di perusahaan Jepang di bidang SDM umumnya hierarkis, dengan jalur karier yang jelas. Berikut gambaran umum struktur organisasi dan tanggung jawab masing-masing posisi:

  • Direktur SDM: Bertanggung jawab atas strategi SDM secara keseluruhan.
  • Manajer SDM: Mengelola tim SDM dan melaksanakan strategi SDM.
  • Spesialis Rekrutmen: Bertanggung jawab atas proses rekrutmen dan seleksi.
  • Spesialis Pengembangan Karyawan: Merancang dan melaksanakan program pelatihan dan pengembangan.
  • Spesialis Kompensasi dan Benefit: Mengelola sistem kompensasi dan benefit karyawan.
  • Administrasi SDM: Mengelola administrasi dan data karyawan.

Struktur ini dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan jenis perusahaan.

Format dan Contoh Dokumen Pendukung

Mempersiapkan dokumen pendukung yang lengkap dan akurat sangat krusial untuk keberhasilan aplikasi visa bisnis Jepang. Dokumen-dokumen ini berfungsi sebagai bukti kuat yang mendukung klaim Anda dan meyakinkan pihak imigrasi Jepang atas tujuan kunjungan bisnis Anda ke Jepang dalam bidang Sumber Daya Manusia.

Berikut beberapa contoh format dan isi dokumen pendukung yang umumnya dibutuhkan, diharapkan contoh-contoh ini dapat membantu Anda dalam mempersiapkan aplikasi visa Anda.

Contoh Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi harus ditulis oleh seseorang yang memiliki posisi penting dan mengetahui secara langsung kemampuan dan reputasi profesional Anda. Surat tersebut harus menjelaskan hubungan Anda dengan penulis surat, detail pekerjaan Anda, tujuan kunjungan Anda ke Jepang, dan alasan mengapa Anda layak mendapatkan visa bisnis.

Berikut contoh isi surat rekomendasi:

Kepada Petugas Imigrasi Jepang,
Yang terhormat,

Saya, [Nama lengkap penulis surat], [Jabatan], di [Nama Perusahaan], dengan ini merekomendasikan [Nama lengkap pemohon] untuk visa bisnis ke Jepang. Saya telah mengenal [Nama lengkap pemohon] selama [Lama kenal], dan selama periode tersebut, beliau bekerja sebagai [Jabatan pemohon] di [Nama Perusahaan]. [Nama lengkap pemohon] memiliki reputasi yang sangat baik dan menunjukkan keahlian yang luar biasa dalam bidang [Bidang keahlian].

Kunjungan beliau ke Jepang bertujuan untuk [Tujuan kunjungan, misalnya: menghadiri konferensi SDM, bertemu dengan klien, melakukan riset pasar]. Saya yakin bahwa kunjungan ini akan sangat bermanfaat bagi [Nama perusahaan pemohon] dan akan berkontribusi positif bagi hubungan bisnis antara Jepang dan [Negara pemohon].

Saya dapat menjamin integritas dan kredibilitas [Nama lengkap pemohon], dan saya yakin beliau akan mematuhi semua peraturan dan hukum yang berlaku di Jepang.

Terima kasih atas pertimbangan Anda.

Hormat saya,
[Nama lengkap penulis surat]
[Jabatan]
[Nama Perusahaan]
[Kontak]

Contoh CV/Resume

CV/Resume harus disusun secara profesional dan ringkas, menyoroti pengalaman kerja dan pendidikan yang relevan dengan tujuan kunjungan bisnis Anda ke Jepang di bidang SDM. Sertakan informasi kontak yang lengkap dan mudah dihubungi.

  • Informasi Pribadi: Nama lengkap, alamat, nomor telepon, alamat email.
  • Ringkasan/Tujuan Karir: Deskripsi singkat tentang keahlian dan pengalaman Anda dalam SDM, dan tujuan kunjungan ke Jepang.
  • Pengalaman Kerja: Daftar pengalaman kerja secara kronologis, termasuk nama perusahaan, jabatan, tanggung jawab, dan prestasi yang diraih. Titik beratkan pengalaman yang relevan dengan SDM dan bisnis internasional.
  • Pendidikan: Daftar pendidikan formal, termasuk nama universitas/lembaga, jurusan, dan gelar yang diraih.
  • Keahlian: Daftar keahlian yang relevan dengan bidang SDM, seperti rekrutmen, pelatihan, manajemen kinerja, pengembangan organisasi, dll.
  • Bahasa: Sebutkan kemampuan berbahasa, termasuk tingkat kefasihan.

Contoh Rencana Bisnis

Rencana bisnis harus menjelaskan secara detail tujuan kunjungan bisnis Anda ke Jepang, strategi yang akan diterapkan, dan bagaimana kunjungan tersebut akan memberikan manfaat bagi perusahaan Anda dan perekonomian Jepang. Rencana bisnis harus realistis, terukur, dan didukung oleh data.

  • Pendahuluan: Latar belakang perusahaan dan tujuan kunjungan bisnis ke Jepang.
  • Tujuan dan Sasaran: Tujuan spesifik yang ingin dicapai selama kunjungan bisnis, misalnya: menjalin kemitraan bisnis, mengikuti pelatihan SDM, melakukan riset pasar.
  • Strategi: Langkah-langkah yang akan diambil untuk mencapai tujuan dan sasaran.
  • Jadwal Kegiatan: Rencana kegiatan selama berada di Jepang.
  • Anggaran: Rincian biaya yang dibutuhkan selama kunjungan bisnis.
  • Evaluasi: Bagaimana keberhasilan kunjungan bisnis akan diukur.

Contoh Bukti Keuangan

Bukti keuangan berfungsi untuk menunjukkan kemampuan finansial Anda untuk membiayai kunjungan bisnis ke Jepang. Dokumen ini dapat berupa rekening koran, surat keterangan penghasilan, atau bukti kepemilikan aset.

  • Rekening Koran: Menunjukkan saldo rekening Anda dalam beberapa bulan terakhir.
  • Surat Keterangan Penghasilan: Surat resmi dari perusahaan Anda yang menyatakan penghasilan Anda.
  • Bukti Kepemilikan Aset: Bukti kepemilikan properti, kendaraan, atau investasi lainnya.

Daftar Periksa Dokumen Pendukung

Sebelum mengajukan aplikasi visa, pastikan Anda telah mempersiapkan semua dokumen pendukung berikut:

Dokumen Status
Paspor
Formulir aplikasi visa
Foto paspor
Surat rekomendasi
CV/Resume
Rencana bisnis
Bukti keuangan
Surat keterangan kerja
Itinerary perjalanan
Asuransi perjalanan

 

Perusahaan berdiri pada tanggal 22 mei 2008 dengan komitmen yang kuat dari karyawan dan kreativitas untuk menyediakan pelayanan terbaik, tercepat dan terpercaya kepada pelanggan.

YUK KONSULTASIKAN DULU KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN
KUNJUNGI MEDIA SOSIAL KAMI

 

 

Email : Jangkargroups@gmail.com
Website: Jangkargroups.co.id
Telp kantor : +622122008353 dan +622122986852
Pengaduan Pelanggan : +6287727688883
Google Maps : PT Jangkar Global Groups

Aulia