Apakah Visa Wisata Schengen Terbuka?

Beberapa waktu lalu, pandemi COVID-19 melanda seluruh dunia dan membuat banyak negara mengeluarkan kebijakan lockdown dan pembatasan perjalanan. Ini termasuk negara-negara di Eropa yang termasuk dalam wilayah Schengen. Keadaan ini pun membuat banyak traveler bingung apakah mereka masih bisa mendapatkan visa Schengen untuk berlibur di Eropa atau tidak.

Apa Itu Visa Wisata Schengen?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang kebijakan visa Schengen saat pandemi, mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu visa wisata Schengen. Visa Schengen adalah visa yang dikeluarkan oleh negara-negara di Eropa untuk traveler yang ingin berkunjung ke wilayah Schengen selama 90 hari atau kurang. Wilayah Schengen meliputi sebagian besar negara di Eropa seperti Prancis, Spanyol, Italia, Jerman, dan lain-lain.

Dalam satu visa Schengen, traveler bisa berkunjung ke beberapa negara di wilayah Schengen tanpa harus mengurus visa tambahan. Namun, traveler tetap harus mematuhi aturan yang berlaku di negara-negara yang dikunjungi. Visa Schengen juga dibagi menjadi beberapa jenis, seperti visa kunjungan singkat, visa studi, dan visa kerja.

  Batas Waktu Visa Schengen

Apa Kondisi Terbaru dari Visa Wisata Schengen?

Setelah pandemi COVID-19 melanda, banyak negara di wilayah Schengen mengeluarkan kebijakan pembatasan perjalanan. Namun, tentu saja kebijakan ini tidak berlaku untuk semua negara. Beberapa negara seperti Spanyol dan Italia sempat menjadi pusat wabah dan menerapkan lockdown yang ketat. Namun, seiring dengan membaiknya keadaan, negara-negara tersebut mulai membuka kembali perbatasan dan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

Saat ini, kebanyakan negara di wilayah Schengen mulai membuka kembali perbatasan dan menyediakan visa Schengen untuk traveler. Namun, terdapat beberapa syarat tambahan yang harus dipenuhi oleh traveler. Misalnya, traveler harus menunjukkan hasil tes COVID-19 yang negatif dan memiliki asuransi kesehatan yang mencakup pengobatan COVID-19 selama di wilayah Schengen. Selain itu, traveler juga harus siap mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh negara yang dikunjungi.

Bagaimana Cara Mendapatkan Visa Wisata Schengen?

Untuk mendapatkan visa wisata Schengen, traveler harus mengajukan permohonan visa ke kedutaan atau konsulat negara Schengen yang akan dikunjungi. Setiap negara memiliki persyaratan dan prosedur yang berbeda-beda, namun secara umum prosedur pengajuan visa Schengen adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan visa dan melampirkan dokumen-dokumen pendukung seperti paspor, tiket pesawat, dan bukti akomodasi.
  2. Membayar biaya pengurusan visa.
  3. Melakukan wawancara atau tes kesehatan jika diperlukan.
  4. Menunggu hasil pengajuan visa.
  Can You File Fiance Visa Online

Proses pengajuan visa Schengen bisa memakan waktu yang cukup lama, terutama jika ada dokumen tambahan yang harus dilengkapi. Namun, jika semua persyaratan terpenuhi dan pengajuan visa disetujui, traveler bisa mendapatkan visa Schengen dan memulai perjalanan wisata ke Eropa.

Bagaimana Jika Visa Wisata Schengen Ditolak?

Terkadang, pengajuan visa Schengen bisa ditolak oleh kedutaan atau konsulat negara Schengen. Hal ini bisa terjadi jika dokumen yang dilampirkan tidak lengkap atau tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Jika pengajuan visa ditolak, traveler masih bisa mengajukan ulang dengan melampirkan dokumen yang lebih lengkap atau mengajukan banding.

Namun, jika pengajuan visa tetap ditolak, traveler tidak bisa berkunjung ke wilayah Schengen selama periode visa yang diajukan. Hal ini tentu saja bisa menjadi hal yang sangat menyedihkan terutama jika perjalanan wisata tersebut sudah direncanakan dengan matang.

Kesimpulan

Visa wisata Schengen saat ini sudah mulai dibuka kembali untuk traveler. Namun, terdapat beberapa syarat tambahan yang harus dipenuhi seperti hasil tes COVID-19 yang negatif dan asuransi kesehatan yang mencakup pengobatan COVID-19. Proses pengajuan visa Schengen juga memakan waktu yang cukup lama dan bisa ditolak jika dokumen tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Oleh karena itu, traveler harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengajukan visa Schengen dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat selama berada di wilayah Schengen.

  Contoh Visa Kerja Taiwan
admin