HS Code Yang Terkena Lartas

Nisa

Updated on:

HS Code Yang Terkena Lartas
Direktur Utama Jangkar Goups

HS Code Yang Terkena Lartas Dalam perdagangan internasional, setiap barang yang diekspor atau diimpor perlu diklasifikasikan menggunakan HS Code (Harmonized System Code). HS Code merupakan sistem standar internasional yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis barang secara detail, sehingga mempermudah proses kepabeanan, pengenaan tarif, dan pengawasan perdagangan.

Namun, tidak semua barang dapat diperdagangkan secara bebas. Beberapa HS Code masuk dalam kategori Lartas (Larangan dan/atau Pembatasan). Lartas adalah regulasi yang diberlakukan pemerintah untuk melarang atau membatasi impor dan/atau ekspor barang tertentu demi alasan keamanan, kesehatan, lingkungan, atau perlindungan industri dalam negeri.

Apa itu HS Code yang Terkena Lartas?

HS Code atau Harmonized System Code adalah kode internasional yang digunakan untuk mengklasifikasikan barang dalam perdagangan global. Setiap jenis barang memiliki kode HS unik yang memudahkan pihak bea cukai dalam proses impor dan ekspor, termasuk pengenaan tarif dan pemantauan statistik perdagangan.

Namun, tidak semua HS Code dapat diperdagangkan secara bebas. Beberapa kode HS termasuk dalam kategori Lartas (Larangan dan/atau Pembatasan). HS Code yang terkena Lartas berarti barang tersebut tunduk pada aturan khusus dari pemerintah, yang dapat berupa:

Larangan (Prohibition)

  1. Barang sama sekali tidak boleh diimpor atau diekspor.
  2. Tujuan: Melindungi keamanan nasional, kesehatan masyarakat, atau lingkungan.
  3. Contoh: Senjata api tertentu, narkotika, satwa langka.
  Lartas Larangan Terbatas, Pengertian, Jenis-Jenis, dan Prosedur

Pembatasan (Restriction)

  1. Barang hanya boleh diperdagangkan jika memenuhi persyaratan izin tertentu.
  2. Tujuan: Mengontrol jumlah, kualitas, atau distribusi barang strategis.
  3. Contoh: Bahan kimia tertentu, obat-obatan, biji-bijian, produk pertanian.

Dengan memahami HS Code yang terkena Lartas, pelaku usaha dapat menghindari risiko hukum, mempercepat proses kepabeanan, dan memastikan bahwa barang yang diimpor atau diekspor sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dasar Hukum dan Regulasi HS Code yang Terkena Lartas

Pengaturan terkait HS Code yang terkena Lartas di Indonesia didasarkan pada berbagai undang-undang dan peraturan pemerintah yang bertujuan mengawasi perdagangan barang tertentu demi keamanan, kesehatan, lingkungan, dan kepentingan ekonomi nasional. Beberapa dasar hukum utama meliputi:

Undang-Undang Kepabeanan

  • UU No. 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan menjadi landasan utama pengawasan barang impor dan ekspor.
  • UU ini memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk menahan, menolak, atau memeriksa barang yang termasuk Lartas.

Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag)

  • Mengatur jenis barang yang dilarang atau dibatasi impor/ekspornya.
  • Contoh: Permendag yang mengatur pembatasan impor pangan, obat-obatan, atau produk kimia tertentu.

Peraturan Instansi Teknis Terkait

Beberapa barang memerlukan izin khusus dari instansi teknis sesuai sektor masing-masing, misalnya:

  • Kementerian Pertanian: untuk produk pertanian, hewan, dan pangan.
  • Kementerian Kesehatan: untuk obat-obatan dan bahan kimia tertentu.
  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan: untuk flora dan fauna dilindungi.

Sistem Indonesia National Single Window (INSW)

  • INSW menjadi platform resmi untuk memeriksa apakah suatu HS Code termasuk Lartas dan persyaratan izin yang dibutuhkan.
  • Sistem ini membantu importir/eksportir memastikan kepatuhan terhadap regulasi sebelum melakukan transaksi perdagangan internasional.

Cara Mengetahui HS Code yang Terkena Lartas

Sebelum melakukan impor atau ekspor, sangat penting bagi pelaku usaha untuk mengetahui apakah HS Code barang mereka termasuk dalam daftar Lartas (Larangan atau Pembatasan). Berikut langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan:

Cek Daftar Lartas Resmi

Pemerintah Indonesia menyediakan daftar HS Code yang terkena Lartas melalui:

  • Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) – daftar barang yang dilarang atau dibatasi.
  • Kementerian Perdagangan – daftar izin impor untuk barang tertentu.
  • Situs resmi instansi teknis sesuai jenis barang (Pertanian, Kesehatan, Lingkungan, dll).
  Format Rencana Impor Barang: Panduan untuk Pengusaha

Gunakan Sistem Indonesia National Single Window (INSW)

  • INSW adalah portal resmi yang memudahkan pengecekan Lartas secara digital dan real-time.
  • Importir/eksportir dapat memasukkan HS Code atau nama barang untuk mengetahui status larangan atau pembatasan dan jenis izin yang diperlukan.

Perhatikan Kolom Penting dalam Daftar Lartas

Saat mengecek, pastikan memahami informasi berikut:

  • HS Code: kode barang sesuai klasifikasi internasional.
  • Nama Barang: deskripsi lengkap barang.
  • Jenis Lartas: larangan penuh atau pembatasan dengan izin tertentu.
  • Instansi Pengelola Izin: kementerian atau lembaga yang mengeluarkan izin untuk barang tersebut.

Konsultasi dengan Jasa Kepabeanan atau Konsultan Perdagangan

  • Untuk barang dengan regulasi kompleks atau HS Code ambigu, sebaiknya konsultasikan dengan pejabat bea cukai atau konsultan perdagangan.
  • Membantu memastikan kepatuhan hukum, menghindari risiko denda, dan mempercepat proses impor/ekspor.

Proses Pengurusan Izin untuk Barang Lartas

Jika suatu barang termasuk dalam daftar HS Code yang terkena Lartas, pelaku usaha tidak dapat langsung melakukan impor atau ekspor. Barang tersebut memerlukan izin khusus dari instansi terkait. Berikut langkah-langkah yang biasanya ditempuh:

Identifikasi Jenis Izin yang Diperlukan

Cek apakah barang membutuhkan izin:

  • SIPI (Surat Izin Import) dari Kementerian Perdagangan.
  • Rekomendasi dari instansi teknis seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, atau Kementerian Lingkungan Hidup.
  • Izin khusus lain sesuai jenis barang, misalnya obat-obatan atau bahan kimia berbahaya.

Persiapkan Dokumen Pendukung

Dokumen umum yang biasanya diperlukan:

  • Faktur komersial (Commercial Invoice).
  • Packing List.
  • Surat Permohonan Izin resmi.
  • Sertifikat teknis atau sertifikat keamanan/standar produk jika dibutuhkan.

Ajukan Permohonan ke Instansi Terkait

Permohonan izin dapat dilakukan secara:

  • Online, melalui sistem INSW atau portal resmi kementerian.
  • Offline, dengan mengirimkan dokumen ke instansi terkait.

Pastikan semua dokumen lengkap dan sesuai persyaratan agar proses tidak tertunda.

Proses Verifikasi dan Persetujuan

  • Instansi terkait akan melakukan verifikasi dokumen dan kelayakan barang.
  • Jika disetujui, izin akan diterbitkan dengan masa berlaku tertentu dan syarat-syarat yang harus dipatuhi.

Pengajuan Kepabeanan

  • Setelah izin diterbitkan, pelaku usaha dapat melanjutkan proses pemberitahuan impor atau ekspor ke bea cukai.
  • Bea cukai akan memeriksa dokumen izin sebelum barang dikirim atau diterima.
  Lartas Besi Baja Pembangunan Infrastruktur Dan Konstruksi

Dampak HS Code Terkena Lartas

Memahami bahwa suatu HS Code termasuk Lartas (Larangan atau Pembatasan) sangat penting karena memiliki dampak signifikan bagi pelaku usaha maupun pemerintah. Dampak ini meliputi:

Dampak bagi Importir/Eksportir

  • Risiko ditahan atau ditolak di bea cukai: Barang yang tidak memiliki izin atau dokumen lengkap dapat ditahan atau dikembalikan.
  • Sanksi administratif atau denda: Pelanggaran terhadap aturan Lartas dapat mengakibatkan denda, penyitaan barang, atau sanksi hukum lainnya.
  • Kerugian finansial dan reputasi: Penundaan pengiriman atau penolakan barang dapat menimbulkan biaya tambahan dan merusak reputasi perusahaan.

Dampak bagi Pemerintah dan Masyarakat

  • Perlindungan konsumen: Barang yang dibatasi atau dilarang biasanya terkait dengan keamanan, kesehatan, atau standar mutu tertentu.
  • Pengendalian industri dan perdagangan: Lartas membantu mengatur pasokan barang strategis, mencegah monopoli, dan melindungi industri domestik.
  • Konservasi lingkungan dan sumber daya: Pembatasan impor/ekspor flora, fauna, dan bahan berbahaya menjaga keseimbangan ekosistem dan keamanan lingkungan.

Dampak pada Proses Perdagangan

  • Membutuhkan perencanaan izin yang matang agar proses impor atau ekspor tidak terganggu.
  • Mengharuskan pelaku usaha untuk selalu update regulasi Lartas, karena daftar barang yang terkena Lartas dapat berubah setiap tahun.

Keunggulan Memahami HS Code yang Terkena Lartas di PT. Jangkar Global Groups

Memahami dan memanfaatkan informasi tentang HS Code yang terkena Lartas memberikan berbagai keunggulan bagi PT. Jangkar Global Groups dan kliennya dalam menjalankan perdagangan internasional. Beberapa keunggulan utama meliputi:

Kepatuhan Penuh terhadap Regulasi

  • Memastikan setiap barang yang diimpor atau diekspor sesuai dengan peraturan pemerintah.
  • Mengurangi risiko penahanan, denda, atau sanksi hukum dari bea cukai.

Proses Perdagangan yang Lebih Lancar dan Efisien

  • Dengan mengetahui HS Code yang terkena Lartas sejak awal, perusahaan dapat menyiapkan izin dan dokumen secara tepat waktu.
  • Mempercepat proses clearance di pelabuhan atau bandara, sehingga barang sampai tujuan tanpa hambatan.

Keamanan dan Perlindungan Produk

  • HS Code Lartas membantu PT. Jangkar Global Groups memastikan barang aman dan legal, terutama untuk produk sensitif seperti bahan kimia, obat-obatan, atau produk pertanian.
  • Menjaga reputasi perusahaan dengan menyediakan barang yang sesuai standar dan regulasi.

Pengelolaan Risiko yang Tepat

  • Mengurangi potensi kerugian finansial akibat penolakan barang atau pembatalan transaksi.
  • Memastikan setiap transaksi perdagangan dapat diprediksi dan dikelola secara profesional.

Layanan Konsultasi dan Pendampingan Profesional

  • PT. Jangkar Global Groups memberikan pendampingan bagi klien dalam mengurus izin, pengecekan HS Code, dan kepatuhan Lartas.
  • Memberikan solusi praktis dan terpercaya bagi importir atau eksportir, khususnya bagi barang yang termasuk kategori terbatas atau sensitif.

Dengan memahami HS Code yang terkena Lartas dan mengelolanya secara profesional, PT. Jangkar Global Groups mampu menjamin kepatuhan hukum, efisiensi operasional, dan keamanan transaksi perdagangan internasional, sekaligus memberikan nilai tambah bagi klien dan mitra bisnis.

PT. Jangkar Global Groups berdiri pada tanggal 22 mei 2008 dengan komitmen yang kuat dari karyawan dan kreativitas untuk menyediakan pelayanan terbaik, tercepat dan terpercaya kepada pelanggan.

YUK KONSULTASIKAN DULU KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN
KUNJUNGI MEDIA SOSIAL KAMI

 

 

Website: Jangkargroups.co.id
Telp kantor : +622122008353 dan +622122986852
Pengaduan Pelanggan : +6287727688883
Google Maps : PT Jangkar Global Groups

Nisa