WNI Pindah Kewarganegaraan

WNI Pindah Kewarganegaraan

Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman suku, agama, dan budaya. Namun, tidak sedikit dari warga negara Indonesia (WNI) yang memutuskan untuk pindah ke kewarganegaraan lain. Alasan di balik keputusan ini bisa bermacam-macam, mulai dari pekerjaan hingga keinginan untuk meraih kesempatan yang lebih baik di luar negeri.

Menurut data Kementerian Luar Negeri, jumlah WNI yang memegang paspor asing pada tahun 2020 mencapai 254.587 orang. Angka ini terus meningkat setiap tahunnya, hal ini menunjukkan bahwa keinginan WNI untuk memiliki kewarganegaraan ganda semakin tinggi.

Prosedur Pindah Kewarganegaraan

Jika kamu juga ingin memindahkan kewarganegaraanmu dari WNI ke negara lain, ada beberapa prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama, kamu harus memiliki paspor asing dan surat keterangan pindah kewarganegaraan dari negara yang ingin kamu tuju. Selanjutnya, kamu harus membawa dokumen-dokumen tersebut ke Kedutaan Besar atau Konsulat negara tujuan di Indonesia untuk diproses.

  Pindah Kewarganegaraan Sebagai Upaya Untuk Mendapatkan Perlindungan Hak-Hak Anak

Prosedur pindah kewarganegaraan bisa memakan waktu yang cukup lama, tergantung dari kebijakan imigrasi negara tujuan. Ada beberapa negara yang mewajibkan kamu untuk mengikuti tes kewarganegaraan atau mengikuti proses naturalisasi. Selain itu, kamu juga harus membayar biaya administrasi yang cukup mahal untuk mengurus proses ini.

Dampak Pindah Kewarganegaraan

Pindah kewarganegaraan tentu saja memiliki dampak yang signifikan bagi WNI yang memutuskan untuk melakukannya. Salah satu dampak yang paling terasa adalah hilangnya hak politik untuk memilih dan dipilih di Indonesia. Selain itu, WNI yang sudah memiliki kewarganegaraan asing juga harus membayar pajak ganda, yaitu pajak di negara asal dan negara baru.

Selain itu, pindah kewarganegaraan juga bisa memiliki dampak psikologis bagi WNI. Merasa tidak lagi berada di tanah kelahiran dan kehilangan identitas nasional dapat membuat seseorang merasa kehilangan jati dirinya. Namun, hal ini tidak selalu terjadi, tergantung dari bagaimana seseorang menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

Contoh WNI yang Pindah Kewarganegaraan

Banyak selebriti dan tokoh publik Indonesia yang memutuskan untuk pindah kewarganegaraan. Salah satu contohnya adalah Nico Siahaan, vokalis grup band Gigi. Nico memutuskan untuk menjadi warga negara Amerika Serikat pada tahun 2019. Selain itu, ada juga atlet bulutangkis Indonesia, Greysia Polii yang memutuskan untuk memegang paspor Singapura pada tahun 2016 lalu.

  Kehilangan Kewarganegaraan

Ada juga kejadian yang cukup menarik, ketika seorang WNI yang sudah menjadi warga negara Australia, berusaha untuk meraih kembali kewarganegaraan Indonesia. Hal ini terjadi pada tahun 2019, ketika seorang pria bernama Peter Ericsson mengajukan permohonan untuk menjadi WNI kembali setelah lebih dari 30 tahun tinggal di luar negeri. Permohonannya akhirnya disetujui oleh pemerintah dan Ericsson berhasil mendapatkan kewarganegaraan ganda.

Kesimpulan

Pindah kewarganegaraan adalah keputusan yang sangat penting dan harus dipikirkan secara matang. Meskipun memiliki keuntungan-keuntungan tertentu, keputusan ini juga memiliki dampak yang signifikan bagi WNI yang memutuskan untuk melakukannya. Sebelum memutuskan untuk memindahkan kewarganegaraan, pastikan kamu sudah memahami seluruh prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi.

admin